Lubukbasung, kaba12.com — Tekad masyarakat RK.Cumateh, jorong V Sungai Jariang, nagari Lubukbasung semakin bulat untuk menjadikan kampung mereka, sebagai kampung anti narkoba di kabupaten Agam. Pasalnya, bahaya narkoba dan dampaknya buruknya terhadap masyarakat sangat luar biasa.
Komitmen warga itu, diapungkan bersama dalam sosialisasi bahaya narkoba oleh Dinas Sosial Agam, Rabu,(9/5) di masjid Nurul Muslimin, Cumateh, Lubukbasung. Sosialisasi yang dibuka camat Lubukbasung M.Idrus itu, menghadirkan berbagai pemakalah dari berbagai lini, terutama dari Dinas Sosial Agam, Dinas Kesehatan Agam, Badan Kesbangpol Agam, tim IPWL yang dipimpin Sukendra, Bhabinkamtibmas Lubukbasung Jimi Edwar, serta testimony dari Anizur, mantan pemakai narkoba yang sudah menjalani pembinaan, yang dihadiri ratusan tokoh masyarakat dan pemuda setempat.
Camat Lubukbasung M.Idrus menyambut baik animo dan aspirasi masyarakat Cumateh yang luar biasa untuk menjadikan kampung mereka, sebagai kampung anti narkoba. Hal ini menjadi catatan sejarah, karena baru warga Cumateh yang berikhtiar untuk melawan perederan narkoba di wilayah ini.
M.Idrus menyebutkan, dalam rangkaian persiapan menjadikan Cumateh sebagai kampung anti narkoba tersebut, masyarakat dan unsur pemuda, harus lebih dulu memperkuat diri dengan pemahaman, strategi serta langkah yang harus dilakukan untuk merealisasikan kampung anti narkoba tersebut.
Dukungan, perhatian dan respon pemerintah, ulas camat Lubukbasung itu, sangat luar biasa, dibuktikan dengan sosialisasi awal, sebagai pembekalan tentang bahaya narkoba tersebut, “ kami menyambut positif dan memberi dukungan penuh, dan kami berterimakasih pada OPD terkait, IPWL, jajaran Polres Agam, serta masyarakat dan pemuda untuk membangun peduli akan hal itu, karena bahaya narkoba sangat luar biasa, dan itu harus kita perangi bersama,”sebut M.Idrus lagi.
Hal serupa disebutkan Bhabinkamtimbas Lubukbasung Jimi Edwar, yang menyebutkan, komitmen bersama menjadi kekuatan utama dalam melawan sebagai bentuk penyakit masyarakat termasuk narkoba.
Jajaran kepolisian, sebutnya memberi dukungan penuh sehingga ikhtiar menjadikan Cumateh sebagai kampung anti narkoba di kabupaten Agam bisa terealisasi maksimal, “ ini sangat positif dalam upaya mendorong menjadikan Cumateh sebagai motor penggerak memerangi narkoba ditengah masyarakat, “sebutnya.
Sementara menurut ketua IPPCES Cumateh Mesfian Dreki dan wali jorong V Sungai Jariang, menyebutkan, keinginan masyraakat untuk menjadikan Cumateh sebagai kampung anti narkoba merupakan keinginan sejak lama, karena selama ini ,dampak dan bahaya narkoba sudah sangat luar biasa.
Masyarakat Cumateh sudah sangat kuatir jika tidak dilakukan langkah-langkah strategis dengan mengantisipasi peredaran narkoba dan membekali masyarakat-pemuda dengan hal-hal yang penting sebagai dasar moral melawan peredaran narkoba ditengah masyarakat.
Sosialisasi bahaya narkoba bagi masyarakat dijadualkan berlangsung sehari penuh yang dibanjiri masyarakat setempat yang respon dengan program yang digelar Dinsos Agam itu.
(Harmen)
