Tahun Ajaran Baru, Tidak Boleh Ada Kekerasan Selama MPLS di Agam

Lubukbasung, KABA12.com — Tahun ajaran baru 2019-2020 pada hari ini, Senin (08/07) dimulai.

Para peserta didik di Kabupaten Agam mulai dari jenjang pendidikan Taman Kanak-kanank (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) kembali bersekolah setelah menikmati masa libur akhir semester selama dua pekan.

Begitupun dengan siswa baru yang telah dinyatakan lolos dalam PPDB tahun ini, dengan seragam baru mereka memulai proses pembelajaran dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama tiga hari depan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, Isra mengatakan MPLS dulunya dikenal sebagai Masa Orientasi Siswa (MOS), merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah setiap awal tahun ajaran guna menyambut kedatangan para peserta didik baru.

MPLS dijadikan sebagai ajang untuk melatih ketahanan mental, disiplin, dan mempererat tali persaudaraan. MPLS juga sering dipakai sebagai sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru di sekolah tersebut. Baik itu perkenalan dengan sesama siswa baru, senior, guru, hingga karyawan lainnya di sekolah itu. Tak terkecuali pengenalan berbagai macam kegiatan yang ada dan rutin dilaksanakan di lingkungan sekolah.

“MPLS dilaksanakan selama tiga hari pada awal tahun ajaran baru. Pada masa itu peserta didik baru akan dikenalkan dengan tata tertib yang berlaku di sekolah, potensi-potensi yang dimiliki sekolah, serta juga dismpaikan program kegiatan yang diselenggarakan disekolah,” jelasnya.

Isra menegaskan, pada masa tersebut tidak dibenarkan lagi adanya atribut-atribut yang dipakai peserta didik baru seperti saat MOS yang dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Serta juga dilarang adanya tindakan kekerasan senioritas.

“Pada masa PLS tidak boleh ada tindakan kekerasan serta tidak ada atribut-atribut yang dikenakan peserta didik baru. Hal itu sesuai dengan aturan Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 dan kita juga telah sampaikan kepada pihak sekolah saat rapat persiapan PPDB sebelumnya,” tegas Isra.

(Jaswit)

0Shares