Iligan, KABA12.com — Presiden Filipina Rodrigo Duterte meminta maaf karena terpaksa harus melakukan serangan militer ke Kota Marawi, yang merupakan kota berpenduduk mayoritas Muslim itu menjadi reruntuhan. Duterte mengaku tindakan itu harus…
View More Terpaksa Hancurkan Kota, Presiden Meminta Maaf