Sumbar Masih Bebas Corona, Bukittinggi Tetap Waspada

Bukittinggi, KABA12.com — Merebaknya virus corona yang sudah masuk Indonesia, membuat Pemprov Sumbar dan Pemko Bukittinggi siaga.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit bersama Wali Kota Bukittinggi, meninjau langsung ke Rumah Sakit Achmad Muchtar yang menjadi salah satu Rumah Sakit yang disiapkan untuk melayani pasien terindikasi corona, Selasa (03/03).

Dirut RSAM, dr. Khairul, menjelaskan, untuk ruangan telah disiapkan. Namun RSAM masih terkendala jumlah alat pelindung diri (APD) bagi petugas kesehatan nantinya.

“Untuk antisipasi kita harus punya 70 APD, namun saat ini baru ada 14 unit. Ini tentu tidak mencukupi jika asa kejadian di Bukittinggi sekitarnya,” ungkapnya.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, menyayangkan kekurangan APD di RSAM ini. Karena memang diakui, biaya untuk pengadaan APD itu sendiri cukup besar. “Untuk 10 hari saja satu paketnya Rp 350 juta. Ini tentu berat, tapi harus dicari solusinya. Kami minta RSAM mengirim surat permintaan ke Gubernur untuk hal ini, semoga ada jalannya,” ujar Nasrul Abit.

Lebih lanjut, Wagub juga akan berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit M. Djamil Padang, yang juga disiapkan untuk menerima pasien terindikasi corona. Menurut rencana, karena keterbatasan di RSAM Bukittinggi, jika ada pasien terduga mengidap virus corona, akan segera diobservasi, jika ada indikasi pasien itu terkena corona, langsung dibawa ke M. Djamil Padang.

“Upaya ini agar wabahnya tidak menyebar. Tapi kita koordinasikan dulu dengan pihak M. Djamil. Kemarin memang ada satu pasien di M. Djamil diduga terkena virus corona, tapi setelah diperiksa hasilnya negatif. Kita berdoa dan berupaya, virus corona tidak masuk ke Sumbar ini,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, sampai saat ini belum ada laporan adanya virus corona di Bukittinggi. Kendati demikian, kewaspadaan harus ditingkatkan, karena kota Bukittinggi kota tujuan wisata.

“Kita tidak bisa melarang wisatawan masuk ke daerah ini. Tapi antisipasinya, bagaimana kita ikut menjaga lingkungan dengan bersih dan sehat. Konsumsi makanan yang higienis dan sehat, seperti minuman jahe, gula merah dan lainnya. Kami juga himbau kepada warga untuk tidak bepergian dulu ke luar negeri sementara waktu. Ini kami katakan, untuk mengantisipasi terjangkitnya virus corona di tengah masyarakat kita,” tegasnya.

(Ophik)

0Shares