Staf Ahli Menteri PPPA Apresiasi Gerakan Nagari Madani Kabupaten Agam

Lubukbasung, KABA12.com — Staf Ahli Menteri PPPA Republik Indonesia Bidang Hubungan Masyarakat, Rini Handayani mengapresiasi gerakan nagari madani yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Agam di daerahnya.

Hal itu disampaikan Rini, saat berdialog dengan Bupati Agam Indra Catri beserta Kepala OPD, lembaga dan organisasi masyarakat, serta Forum Anak Daerah Kabupaten Agam, tentang penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2019, di aula utama kantor Bupati setempat, Kamis (23/05).

“Secara narasi apa yang telah diterapkan pemkab Agam untuk menjadi Kabupaten Layak Anak mungkin sudah melebihi poin tertinggi penilaian ini, akan tetapi Agam masih butuh koordinasi semua pihak. Tapi kami yakin, dengan inovasi Pemkab Agam tentang Gerakan Nagari Madani, itu sudah menuju Agam layak anak,” ujarnya.

Menurut wanita asal Payakumbuh itu, Gerakan Nagari Madani yang menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan, terutama dalam hal keagamaan, “Masjid dijadikan sebagai shelter bagi anak nagari dan ini akan menjadi poin plus bagi Agam,” ungkap Staf Ahli Menteri PPPA itu.

Dia menyebutkan, dari hasil Evaluasi Kabupaten Layak Anak tahun 2019, Kabupaten Agam dalam tahapan Penilaian Mandiri Verifikasi Administrasi dinyatakan lolos karena telah mencapai poin 758,55. Oleh sebab itu, Agam bersama 234 kabupaten/kota lainnya mengikuti penilaian verifikasi lapangan (VL).

“Sesuai penilaian mandiri Agam sudah masuk kategori KLA Nindiya karena nilainya sudah 758,55. Setelah tahapan VL akan dilanjutkan dengan verifikasi final pada 1-22 Juli. Semoga Agam bisa juara dan menerima penghargaan KLA pada Hari Anak Nasional yang akan digelar di kota Makasar Sulawesi Selatan 23 Juli 2019,” sebutnya.

(Jaswit)

0Shares