Baso, kaba12.com —-Setelah kecamatan Lubukbasung dan Ampek Nagari dihantam bencana pasca hujan lebat Senin kemarin, dan Selasa, (23/10) hari ini giliran kecamatan Baso dirundung bencana.
Informasi yang dihimpun kaba12.com dari Lukman Syahputra staf Pusdal Ops BPBD Agam, Selasa malam ini, menyebutkan pasca hujan lrbat sepanjang hari, memicu bencana di Nagari Simarasok, Kecamatan Baso pukul 15.41 WIB.
Dampak curah hujan cukup tinggi sejak siang tadi, menyebabkan amblasnya jalan di Jorong Simarasok, Nagari Simarasok, Kecamatan Baso, mengakibatkan jalan sulit dilewati kendaraan roda 4 karena tanah dibawah aspal sudah tergerus oleh air sepanjang 10 meter.
Jalan amblas ini merupakan jalur penghubung antara Sungai Cubadak – Kampeh, sehingga masyarakat harus menggunakan jalur alternatif harus melewati jalan Cubadak.
Selain jalan amblas, dampak hujan lebat juga memicu longsor di Sungai Angek , Nagari Simarasok kecamatan Baso yang menutupi ruas jalan sepanjang 7 meter dengan ketinggian 10 meter,” jalur ini sudah bisa dilewati setelah material longsor dibersihkan warga dengan cara gotong royong,” jelas Lukman.
Setelah digorokan masyarakat jalan sudah bisa dilewati kendaraan roda 2.
Selain longsor, hujan lebat di kawasan Timur kabupaten Agam itu, juga memicu banjir yang menggenangi 2 unit rumah warga di Jorong Koto Tuo, Nagari Simarasok, Kecamatan Baso dengan ketinggian 30 – 50 cm.
Dijelaskan Lukman,upaya yang dilakukan Satgas BPBD Agam yang dipimpin Kalak LUTFI. AR, SH, M.Si bersama Camat Baso Surya Wendri pemerintah kecamatan, nagari dan masyarakat melakukan penanganan agar lalulintas bisa kembali normal.
Upaya penanganan sampai malam ini masih berlangsung, dan aktivitas masyarakat diinformasikan sudah kembali berjalan normal.
HARMEN
