Lubukbasung, KABA12.com — Jajaran Satlantas Polres Agam terus gencar melaksanakan penindakan tegas terhadap anak muda yang melakukan aksi balap liar pada malam hari di sejumlah lokasi di wilayah Kecamatan Lubukbasung.
Selain mengganggu kenyamanan masyarakat, penindakan dilakukan karena sepeda motor yang digunakan saat aksi balap liar merupakan hasil modifikasi yang memakai knalpot racing dan tidak memiliki kelengkapan keselamatan pengendara.
Kasat Lantas Polres Agam, Iptu Apriman Sural mengatakan, operasi tersebut bertujuan untuk menjawab keresahan masyarakat terhadap aktivitas balap liar yang kerap dilakukan oleh generasi muda pada Sabtu malam di seputaran Lubukbasung.
“Aksi balap liar itu sudah meresahkan masyarakat sehingga perlu dilakukan penindakan untuk memberikan efek jera,” kata Iptu Apriman Sural kepada wartawan, Rabu (18/1).
Ia menambahkan, pihaknya bersama TNI, dinas perhubungan dan Satpol PP sebelumnya telah melakukan operasi penertiban balap liar dan knalpot racing di Lubukbasung pada Sabtu (14/1) malam. Hasilnya sebanyak 20 unit sepeda motor langsung diamankan di kantor Satlantas Polres Agam.
“Ada 20 unit sepeda motor yang diamankan saat operasi penertiban balap liar dan knalpot racing itu. Seluruh kendaraan tersebut terjaring razia di kawasan Sport Center Bukik Bunian dan GOR Rang Agam di Lubukbasung,” ungkapnya.
Ia mengakui, para pelaku balap liar selalu kucing-kucingan dengan petugas di lapangan saat melakukan patroli.

Kasat Lantas Polres Agam, Iptu Apriman Sural memperlihatkan barang bukti sepeda motor hasil penertiban balap liar dan knalpot racing di wilayah Kecamatan Lubukbasung pada Sabtu (14/1) kemarin. (Foto: Bryan/KABA12.com)
“Para pelaku balap liar itu tidak ada jeranya, bahkan mereka selalu kucing-kucingan dengan petugas di jalanan. Meski demikian, semuanya bisa kami antisipasi,” katanya.
Kendati begitu, pihaknya tidak akan bosan melakukan penertiban aksi balap liar karena ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Ia juga menghimbau kepada seluruh orang tua untuk selalu mengingatkan dan menghimbau anaknya untuk selalu mematuhi aturan berlalu lintas dan tidak mengikuti kegiatan balap liar.
“Kami himbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak menggunakan knalpot racing dan menghindari kegiatan balap liar. Karena aksi itu sangat menganggu masyarakat bahkan membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” jelasnya.
(Bryan)
