Bukittinggi, KABA12.com — Pemko Bukittinggi memulai safari Ramadhan tahun 1439 H, Senin (21/05).
Kunjungan diwakili 12 tim Ramadhan yang telah dibentuk, mengunjungi 45 Masjid selama empat hari kedepan.
Tim 2 Ramadhan Bukittinggi, yang diketuai Wakil Walikota, mengunjungi masjid Agung Tengah Sawah. Kedatangan tim pun disambut hangat oleh jamaah Masjid yang melaksanakan shalat Isya dan Tarawih berjamaah bersama Camat Guguak Panjang dan Lurah ATTS.
Wakil Walikota Bukittinggi, Irwandi, menjelaskan, tim Ramadhan akan mengunjungi 45 Masjid. Sedangkan untuk 108 Mushalla, akan dikunjungi oleh tim Ramadhan kecamatan. Tim Ramadhan bertujuan untuk menjalin silaturrahmi dengan warga. Selain itu, juga disampaikan atau disosialisasikan berbagai program pemerintah baik fisik maupun non fisik.
Masalah utama yang disampaikan di Masjid Agung oleh tim dua ini, terkait musibah banjir yang melanda Bukittinggi dalam dua hari terakhir. Hal ini merupakan duka bersama. Kedepan tentunya pemerintah kota akan terus berupaya mengantisipasi hal tersebut, agar tidak terjadi lagi di kemudian hari.
“Debit air kemarin itu terlalu besar, masuk dari arah Padang Luar. Ini tidak tertampung oleh drainase Bukittinggi. Untuk itu kedepan telah dikoordinasikan dengan pemprov Sumbar, untuk membagi drainase di batas kota. Sehingga aliran air dapat dipecah dan tidak menumpuk di satu jalur,” papar Irwandi.
Kedepan, lanjut Wawako, pemko akan segera memperbaiki sistem drainase yang ada di Bukittinggi. Saat ini drainase yang ada kondisinya audah tidak representatif lagi, karena sedimen di dalamnya sudah cukup tinggi dan mengurangi daya tampung air.
“Kita akan keluarkan sedimen itu secara bertahap. Selain itu, diharapkan kepada warga untuk tidak membuang sampah ke dalam riol atau drainase dan juga membangun di sekitar aliran subgai yang dapat menghambat aliran air,” jelasnya.
Selain itu, juga disosialisasikan sejumlah rencana pemko pun di bawah kepemimpinan Ramlan – Irwandi. Banyak hal yang ingin dilakukan secara bertahap. Pembangunan demi pembangunan terus dilakukan untuk membuat Bukittinggi semakin nyaman.
Dalam kunjungan ini, juga disampaikan bantuan biaya untuk mubaligh dan da’i Rp 300 ribu per malam selama bulan Ramadhan. Karena bantuan hibah hanya dapat diberikan satu kali dalam dua tahun. Selain itu juga diberikan bantuan dari bank nagari Rp 2 juta.
(Ophik)
