SAF 2019 di Agam Usai, Bupati Agam : Bangkitkan Silek

Koto Kaciak, KABA12.com — Bupati Agam Indra Catri mengharapkan ada event lain untuk membangkitkan silek sebagai menjadi suatu legacy dari nenek moyang yang menjadi budaya turun temurun.

“Event besar ini akan mengingatkan setiap orang di Minangkabau bahwa silek adalah suatu budaya yang harus dikembangkan, kalau tidak budaya ini akan hilang digerus pengaruh global,” katanya

Demikian Bupati ungkapkan saat penutupan Silek Arts Festival (SAF) 2019, di Balai Raba’a, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sabtu (31/8).

Lebih lanjut disampaikan Indra Catri, silek merupakan tiang budaya. Kalau silek sudah hilang, permainan adat, sarana pembentuk fisik dan karakter, sarana menciptakan ukhuwah islamiah juga akan hilang.

Di Agam dari kecil anak sudah diajarkan silek, karena selain membentuk fisik, silek juga mampu membentuk karakter generasi.

“Bersama-sama mari kita pertahankan dan kembangkan terus silek sebagai budaya khas dan jati diri masyarakat Minang. Terima kasih saya ucapkan kepada panitia, semoga event seperti ini tetap dilaksanakan untuk tahun-tahun berikutnya,” harapnya.

(Jaswit)

0Shares