Koto Kaciak, KABA12.com — Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit mengharapkan generasi muda semakin gemar untuk mempelajari seni bela diri khas Minangkabau yaitu silek.
Hal itu diungkapkan saat menutup secara resmi Silek Arts Festival (SAF) 2019, di Balai Raba’a, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sabtu (31/8).
Menurutnya, seperti di Agam, silek sudah masuk kurikulum sekolah, dengan harapan silek mampu menjadi pertahanan diri bagi generasi. Untuk itu, Nasrul Abit mengajak masyarakat mempertahankan dan mengembangkan silek supaya budaya ini tetap ada di nusantara.
Nasrul Abit meminta bupati dan wali kota untuk memperbanyak sasaran silek dan tempat berlatih. Dengan begitu generasi muda akan terjauh dari pengaruh narkoba. Karena selain fisik, silek juga melatih karakter.
“Apabila tempat berlatih sudah banyak, generasi akan disibukkan dengan berolahraga. Sehingga dapat menimbulkan badan dan fisik yang sehat, serta mampu menghadapi masa depan yang saat ini serba elektronik,” ungkapnya.
(Jaswit)
