Bukittinggi, KABA12.com — Reses anggota DPRD kota Bukittinggi pada masa sidang II tahun 2018, berlanjut pada minggu kedua bulan Agustus. Seperti yang dilaksanakan ketua Komisi III DPRD Bukittinggi, di lapangan perumahan Gantiang Permai, kelurahan Pulai Anak Aia, kecamatan MKS, Sabtu (18/08).
Reses ini dihadiri mantan Walikota Ismet Amzis, Sekretaris Camat MKS, Lurah Pulai Anak Aia, perwakilan OPD di lingkungan pemko Bukittinggi dan ratusan masyarakat MKS, khususnya kelurahan Pulai Anak Aia.
Sekcam MKS, Adler, menyampaikan, reses menjadi salah satu kewajiban anggota DPRD setiap masa sidang per tahunnya. Reses dilakukan dalam rangka menjemput aspirasi masyarakat, yang dapat diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah kota.
“Kebutuhan warga, tentu tidak semua yang dapat direalisasikan dengan anggaran pemerintah daerah. Namun dengan adanya reses ini, aspirasi warga itu, dapat disampaikan dan tidak tertutup kemungkinan direalisasikan melalui dana pokok pikiran (pokir),” jelasnya.
Ketua Komisi III DPRD Bukittinggi, Rusdy Nurman, menyampaikan, reses mwrupakan salah satu jembatan silaturrahmi antara anggota DPRD, pemerintah kota dengan masyarakat. Reses dilaksanakan bagaimana setiap anggota DPRD menjemput aspirasi warga dari bawah, untuk diperjuangkan dalam pembahasan dengan pemerintah daerah.
“Kami di DPRD siap memperjuangkan aspirasi warga yang disampaikan dalam reses ini. Bagi diri pribadi kami hal ini dibuktikan dengan sejumlah pembangunan infrastruktur sesuai permintaan dan kebutuhan warga melalui pokir kami tahun 2018 sebesar Rp 800 juta,” jelasnya.
Tokoh muda yang juga menjabat sebagai ketua DPC Demokrat Bukittinggi ini, juga memaparkan, untuk tahun ini, melalui pokirnya bekerja sama dengan OPD terkait, telah dilaksanakan pembangunan seperti, perbaikan trotoar, pembangunan jalan lingkung, pengadaan lampu penerangan jalan, penambahan WC dan sound system di Mushalla At Tawfiq. Selain itu, juga akan ada beberapa pembangunan non fisik lainnya, seperti bantuan untuk daswisma dan juga budi daya lele.
“Untuk 2019 mendatang, kami juga siapkan anggaran sebesar Rp 900 juta, untuk membantu pembangunan fisik dan non fisik di kecamatan MKS.
Hal ini diprioritaskan untuk merealisasikan kebutuhan warga sesuai kebutuhan bersama. Karena, aspirasi warga menjadi dasar pembangunan di daerah ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ismet Amzis, mantan Walikota, selaku tokoh masyarakat Bukittinggi, mengungkapkan, aspirasi warga menjadi kebutuhan utama bagi anggota DPRD untuk membangun daerahnya. Khusus untuk Rusdy Nurman, Ismet Amzis, yakin telah banyak diperbuat untuk kecamatan MKS, khususnya kelurahan Pulai Anak Aia.
“Sebagai salah satu kader terbaik Demokrat, Ruady Nurman, diakui telah cukup besar memberikan perhatian kepada warga. Makan tangan Rusdy Nurman tidak diragukan lagi dalam parlem untuk memperjuangkan hak hak masyarakat. Tokoh seperti ini yang kita butuhkan untuk kemajuan daerah dan memajukan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Ismet.
Dalam reses kali ini, Rusdy Nurman mendapat banyak aspirasi, berupa permintaan pembuatan gapura, pembangunan trotoar, penerangan lampu jalan di sejumlah titik, pembuatan protal untuk keamanan dan beberapa permintaan lainnya. Hal tersebut menjadi catatan penting bagi Rusdy Nurman untuk dimasukkan dalam pokir 2019 mendatang.
Sosok Rusdy Nurman cukup penting bagi warga, khususnya di daerah Pulai Anak Aia. Bahkan perjuangan oleh tokoh muda yang terkenal vokal ini, cukup diharapkan warga untuk memperjuangkan aspirasi warga.
(Ophik)