Bukittinggi, KABA12.com — Ribuan murid Paud se-Kota Bukittinggi, mengikuti kegiatan karnaval yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak (IGTK) Bukittinggi. Kegiatan ini, terselenggara berkat kerjasama dengan Pemko Bukittinggi, Kamis (21/02).
Kegiatan karnaval yang dimulai dari Jalan Sudirman Lapangan Kantin sampai ke kawasan pelataran Jam Gadang ini, dilepas secara langsung oleh Bunda Paud Kota Bukittinggi Yesi Endriani Ramlan. Meski kegiatan karnaval berlangsung dalam guyuran hujan, namun tidak menghilangkan semangat dari murit Paud untuk mengikuti karnaval.
Ketua Panitia Karnaval Doni Aizus Idris mengatakan, karnaval yang diselenggarakan diikuti sekitar 4000 murid, yang berasal dari murid PAUD, murid Taman Kanak-Kanak (TK) dan murid Satuan Paud Sejenis (SPS) seperti Kelompok Bermain dan Taman penitipan Anak se-Bukittinggi. Kegiatan Karnaval yang mengangkat tema back to culture (kembali ke budaya), bertujuan untuk memperkenalkan budaya Minangkabau kepada anak usia dini, melestarikan seni budaya daerah dan kearifan lokal, dan menumbuhkan kreativitas dan inovasi bagi anak dan guru dalam menampilkan kreasi dan inovasi dalam karnaval.
“Kegiatan karnaval ini sudah menjadi agenda tahunan bagi IGTK Bukittinggi dalam menumbuhkan kreativitas guru dan murid. Tahun lalu kegiatannya kita gelar senam massal, dan tahun ini kegiatan IGTK kita lakukan lewat tari massal dan karnaval Paud. Kegiatan Karnaval ini sekaligus dalam rangka menutup tahun ajaran bagi murid PAUD, TK dan SPS,” kata Doni.
Sementara itu Bunda Paud Bukittinggi, Yesi Endriani Ramlan, mengatakan, karnaval yang diikuti ribuan murid PAUD ini disamping untuk melatih kemampuan dan mengembangkan kreatifitas anak usia dini, juga memberikan ruang bagi mereka untuk beradaptasi dengan lingkungan. Pendidikan anak usia dini, memegang peranan strategis dalam menyiapkan anak untuk mengikuti pendidikan selanjutnya. Pada usia dini potensi anak mulai dibentuk, baik itu kecerdasan, emosional, spritual, sikap dan kepribadian.
“Usia dini adalah usia emas, dimana pada usia dini anak-anak belajar melalui bermain. Lewat bermain anak-anak belajar tentang dirinya, teman dan lingkungannya,” ujar Yesi.
Sementara itu salah seorang guru dari Satuan Paud Sejenis (SPS) Palapa Saiyo Bukittinggi Sari Ossa mengatakan, selama karnaval murid SPS Palapa Saiyo terlihat begtu semangat mengikutinya. Bahkan yang tidak kalah menariknya adalah para guru dan orang tua murid yang begitu semangat mengiringi anak-anak dari pinggir jalan menuju kawasan Jam Gadang.
“Meski kegiatan karnaval dibawah guyuran hujan gerimis, namun semuanya merasa gembira mengikuti karnaval yang sudah menjadi event tahunan ini. Karnaval ini juga menjadi suatu kebahagiaan bagi anak-anak,” ungkap Sari.
(Ophik)
