Kaba Agam

Puncak Peringatan HUT Ibukota Agam Meriah, Pecahkan Rekor, 123 Jamba Disajikan Untuk Warga

Lubukbasung,kaba12 — Puncak peringatan HUT ke-32 Perpindahan Ibukota Kabupaten Agam dari Bukittinggi ke Lubukbasung yang digelar dengan upacara khusus di halaman kantor Bupati Agam, Padang Baru, Lubukbasung, Senin, (21/7) berlangsung meriah.

Selain, sukses mengusung tema baru dan tampil beda dalam seremoni bersejarah dengan tampilnya bupati dan para pejabat daerah menggunakan pakaian adat Minangkabau sesuai upaya mendorong menguatnya kearifan lokal ditengah masyarakat Lubukbasung, moment luar biasa bagi masyarakat Kabupaten Agam, juga sukses menghadirkan sajian jamba terbanyak sepanjang sejarah peringatan acara serupa tahun-tahun sebelumnya.

Sajian jamba yang diarak khusus dari kompleks kantor Bappeda Agam melintasi podium kehormatan di kantor Bupati Agam menuju Balairung kediaman resmi Bupati Agam itu, merupakan partisipasi berbagai unsur, tidak hanya dari kalangan kaum pasukuan yang ada di Nagari Lubukbasung dan Kecamatan Lubukbasung, tapi juga dari seluruh OPD Pemkab.Agam, dari seluruh kecamatan dan unsur lain, yang disantap bersama usai upacara berlangsung.

Prosesi arak-arak ratusan jamba yang diusung para bundo kanduang juga berlangsung special, karena ditutup oleh rombongan Bupati Agam, Wakil Bupati Agam, para mantan bupati, unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat yang ikut berjalan kaki bersama ribuan warga sepanjang lebih dari 1 km.

Menurut Handria Asmi, Ketua Panitia HUT 32 Tahun Perpindahan Ibukota Kabupaten Agam dari Bukittinggi ke Lubukbasung, pihaknya mengaku sangat bangga atas tingginya partisipasi dan dukungan warga terhadap kegiatan tersebut, hal itu dibuktikan selain dengan jumlah kehadiran warga yang jauh dari estimasi awal, juga dukungan dan partisipasi jamba yang diluar dugaan.

“Alhamdulillah, peran aktif masyarakat sangat luar biasa. Ini jadi motivasi tersendiri bagi kami untuk berbuat lebih maksimal ke depan, “sebut Handria Asmi.

Kepala DPMN Agam itu, memberi apresiasi berbagai pihak yang hadir dalam upacara khusus yang digelar, kalangan keluarga pelaku sejarah perpindahan ibukota Kabupaten Agam dari Bukittinggi ke Lubukbasung, kehadiran para mantan kepala daerah,para mantan sekretaris daerah, kalangan ninik mamak,dari seluruh nagari di Kecamatan Lubukbasung, para anggota DPRD Sumbar dan DPRD Agam, termasuk kalangan perantau yang secara khusus pulang kampung untuk menghadiri upacara tersebut, “kami sangat tersanjung dan berterimakasih, “sebut Handria Asmi.

Ditambahkan, pihaknya bersama jajaran Pemkab.Agam, kedepan akan berupaya maksimal menyiapkan prosesi peringatan serupa agar lebih baik, termasuk mendorong lahirnya berbagai ide kreatif yang dilatari semangat kearifan lokal untuk menyemarakkan peringatan HUT Kepindahan Ibukota Kabupaten Agam ke Lubukbasung.

“Kami sangat berterimakasih atas dukungan masyarakat, kalangan panitia khususnya camat Lubukbasung dan walinagari se kecamatan Lubukbasung yang berperan optimal mendorong sukses kegiatan yang digelar, “ulasnya lagi.

Moment 32 tahun peringatan kepindahan Ibukota Kabupaten Agam ke Lubukbasung tahun ini,terlihat tampil beda, selain atribut dan pakaian adat Minang yang digunakan seluruh peserta upacara, partisipasi warga termasuk dukungan optimal dari para perantau sangat dirasakan, sehingga moment bersejarah ini semakin meriah.

(HARMEN)

0Shares
Puncak Peringatan HUT Ibukota Agam Meriah, Pecahkan Rekor, 123 Jamba Disajikan Untuk Warga
To Top