Kaba Agam

Pulai Jadi Pusat Perhatian, Pasapahan Layang-Layang Sumbar-Riau 2025 Semarak

Lubukbasung,kaba12 — Kawasan Pulai, Jorong V Sungai Jariang, Nagari Persiapan Sungai Jariang Lubukbasung, Minggu, (7/9) menjadi pusat perhatian Indonesia.

Pasalnya, moment libur peringatan Maulid Nabi Muhammad 1446 Hijriah oleh warga setempat disemarakkan dengan acara “Pasapahan Layang-Layang Sumbar Riau 2025 “ yang dilbanjiri ratusan warga dari berbagai daerah di Sumatera Barat bahkan dari Propinsi Riau.

Moment Pasapahan Layang-Layang yang digelar khusus sebagai bagian dari silaturrahmi komunitas dan pencandu layang-layang dari dua propinsi tersebut bahkan berlangsung “sumringah”pasalnya, tidak hanya rangkaian acara hiburan, tim dari berbagai daerah di Sumbar termasuk dari propinsi Riau, sengaja memamerkan berbagai keunggulan layang-layang yang dimiliki.

Event yang dibuka Camat Lubukbasung Ricky Eka Putra ini, menjadi tontonan menarik bagi ratusan warga Lubukbasung yang sengaja menghabiskan sore bersama keluarga untuk menikmati keunikan dan keragaman layang-layang yang sengaja dibawa para peserta dalam moment pasapahan tersebut.

Menurut Kasman, Walijorong V Sungai Jariang yang menggagas acara bersama warga Pulai, menyebutkan, acara pasapahan layang-layang menjadi moment tersendiri, ditengah tingginya anino masyarakat bermain layangan. Bahkan saat ini, hampir di setiap sudut perkampungan di Lubukbasung, beragam jenis layangan, mulai sore hingga malam dilepas masyarakat untuk sekedar melepas hobi.

Disebutkan, acara pasapahan yang digelar khusus Komunitas Layangan Pulai ( KLP) tersebut, mendorong digelarnya event silaturrahmi tersebut, selain untuk menyalurkan hobi bermain layang-layang bagi berbagai komponen masyarakat, khususnya para generasimuda, juga punya target khusus untuk menjauhkan generasi muda dari aktifitas penyalahgunaan narkotika,mendorong hidupnya aktivitas ekonomi dengan peran UMKM saat kegiatan berlangsung,

 

“Alhamdulillah, pasapahan yang digelar, mendapat respon dari banyak pihak, selain dimeriahkan oleh ratusan peserta lokal dari Kabupaten Agam, bahkan tim dari berbagai daerah baik dari Tanah Datar, Padang Pariaman, Kabupaten 50 Kota,Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat, termasuk utusan khusus dari Dumai, propinsi Riau, “sebut Kasman.

Ditambahkan, event perdana yang digelar KLP Lubukbasung itu, menjadi ajang uji coba sekaligus moment awal bagi komunitas tersebut, untuk menjadi kegiatan serupa sebagai event tahunan di Kabupaten Agam, “kita mendorong, hadirnya festival khusus layang-layang yang dipusatkan di Pulai, Lubukbasung setiap tahun. Kita akan persiapkan hal itu untuk tahun depan, “ulasnya yang diamini beberapa tokoh pemuda dan warga setempat.

Event Pasapahan Layang-Layang Sumbar-Riau 2025, yang merupakan kegiatan perdana di wilayah Lubukbasung itu, mendapat perhatian khusus dari banyak pihak, yang berharap, event tersebut menjadi agenda khusus dalam menyemarakkan tradisi bermain layang-layang, yang dampaknya diyakini akan lebih luas untuk masyarakat.

(HARMEN)

0Shares
Pulai Jadi Pusat Perhatian, Pasapahan Layang-Layang Sumbar-Riau 2025 Semarak
To Top