Lubukbasung,kaba12.com — Kepala Kementerian Agama, Kabupaten Agam, Edy Oktafiandi mengatakan, program hafidz Qur’an suatu upaya dalam membentuk generasi yang Qur’ani.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri wisuda tahfidz Juz 30 ke-1 di STQ Mushalla Firdaus, Koto Tangah, Tilatang Kamang, Selasa (5/2), Hafidz Qur’an kita definisikan dengan mega proyek akbar, yang dapat jadi bekal bagi para hafidz baik di dunia maupun akhirat.
Menurutnya, di Agam program baca tulis Al-Quran sangat penting, serta bagaimana upaya untuk meningkatkan kualitasnya dengan kemampuan menghafal Al-Quran, yang suatu saat masyarakat mampu mengamalkan dan mengaplikasikan nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.
Dikatakan masyarakat sangat perlu untuk meningkatkan kemampuan dalam mempelajari Al-Quran, terutama para generasi yang saat ini lebih banyak menghabiskan waktu bermain gadget.
Mempelajari Al-Quran dan mengamalkannya akan bermanfaat untuk hidup didunia maupun akhirat. Selain mendapatkan pahala, hal tersebut juga bisa mendatangkan sahabat Al-Quran, serta bisa menjadi bekal untuk para generasi muda saat merantau agar terhindar dari perilaku yang menyimpang, karena mereka sebelumnya sudah di bekali dengan alquran sejak dini.
Pihaknya mendorong masyarakat untuk terus mendekatkan anak dengan Al-Quran, terutama bagi anak usia dini. Di samping baca tulis Al-Quran juga didorong jadi hafidz Qur’an.
“Semoga dengan langkah ini, jadi upaya bagi kita semua dalam mewujudkan Kabupaten Agam sebagai daerah yang madani dikemudian hari,” katanya.
(Jaswit)
