Lubukbasung, kaba12.com — Program BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) menjadi salah satu program yang tengah dirilis SMKN 2 Lubukbasung dalam mengembangkan potensi usaha yang kini tengah digarap sekolah kejuruan tersebut.
Program BLUD, diharapkan bisa menjadi satu lembaga yang akan mengelola potensi usaha, yang akan menjadi sumber pendapatan dan pembiayaan mandiri, yang sasarannya untuk mendorong lahirnya jenis usaha mandiri yang akan menjadi kekuatan bagi sekolah.
Pola pengelolaan BLUD yang memiliki fleksibilitas diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang usaha yang tengah dikembangkan sekolah kejuruan itu, sebagaai salah satu sekolah pusat keunggulan di Sumatera Barat.
Hal itu disebutkan Drs.Zulhatman,Mpd, kepala SMKN 2 Lubukbasung yang menyebutkan, saat ini pemerintah mendorong agar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dapat menerapkan pola pengelolaan keuangan melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk melayani jual-beli produk/jasa hasil karya peserta didik.

Disebutkan, dilihat dari banyaknya karya-karya siswa SMK yang sudah layak untuk di patenkan dan bisa berproduksi. Pembentukan BLUD dipandang penting bagi SMK yang telah mampu mengembangkan teaching factory, termasuk SMKN 2 Lubukbasung menjadi salah satu SMK yang direkomendasikan Disdik Sumbar untuk segera menerapkan BLUD.
Seperti halnya dalam kegiatan yang digelar tanggal 14-15 Februari lalu, yakni konsinyering tahap I dalam rangka penyusunan dokumen BLUD SMK di Hotel Axana Padang yang dikuti tim BLUD SMKN 2 Lubukbasung yang dimotori Drs. Azwar, Depria Putera S. Pd, Rizki Manurung, S. Pd dan Milla Sulastri S, Pd.
Kegiatan in merupakan kegiatan pendampingan dari 5 SMK Negeri yang sudah dahulu selesai melaksanakan penyusunan dokumen BLUD membimbing 27 SMK yang direkomendasikan oleh Disdik Sumbar dinas Pendidikan untuk menjadi SMK BLUD selanjutnya.
Dijelaskan, tanggal 23 Februari 2022 kembali dilaksanakan validasi dokumen BLUD di Ruang Meeting SMKN 2 Lubukbasung, kegiatan ini diikuti oleh semua wakil kepala sekolah, semua ketua jurusan, bendahara, ketua UP dan Kasubag TU melalui pendampingan dari Tim BLUD Disdik Sumbar Armen, M. Pd dan Amra warda, M. MPd.
Hasil validasi dokumen BLUD inilah nantinya yang akan diusulkan oleh Disidik Sumbar untuk ditetapkan sebagai SMK BLUD oleh Gubernur Sumbar, “ kita berharap, hal ini bisa direalisasikan segera, karena berbagai potensi usaha yang dharapkan bisa dikelola dengan optimal, dengan pola pengelolaan usaha BLUD, bisa mendorong pengembangan beragam potensi yang dimiliki sekolah kejuruan itu,” sebut Zulhatman.
HARMEN
