Prihatin Dampak Bencana di Tanjung Raya, Ketua DPRD Agam Sisir Lokasi Musibah

Tanjung Sani, kaba12 — Ketua DPRD Agam Dr.Novi Irwan prihatin dengan dampak bencana banjir bandang yang terjadi di wilayah kecamatan Tanjung Raya, Jumat, (14/7) dini hari kemarin. Diharapkan, proses penanganan kebencanaan bisa segera dilakukan oleh pihak terkait, sehingga upaya pemulihan kondisi bisa berjalan dengan cepat.

Pihak DPRD Agam sendiri, mendorong unsur terkait di Pemkab.Agam untuk memaksimalkan langkah-langkah penanganan di lapangan, dengan memprioritaskan pembukaan isolasi arus transportasi yang terputus akibat longsor, termasuk pencarian korban yang kuat diduga masih tertimbun material longsor di Jorong Pantas, Nagari Tanjung Sani.
Hal itu disebutkan Ketua DPRD Agam Dr.Novi Irwan didampingi Sekretaris DPRD Villa Erdi saat meninjau beberapa lokasi terdampak bencana longsor dan banjir bandang di wilayah Tanjung Raya Jumat, (14/7).

Ketua DPRD Agam bersama rombongan meninjau beberapa lokasi terdampak longsor di Jorong Alai, Nagari Koto Malintang, khususnya di ruas jalan propinsi yang sempat tersekat akibat material longsor, juga kompleks SMAN Agam Cendikia, kawasan Muko-Muko, kemudian ke lokasi longsor di Nagari Tanjung Sani, yang masih dalam proses pembersihan material oleh tim gabungan BPBD.

Kepada kaba12, melalui Hasneril –pratana Humas Sekretariat DPRD Agam, ketua DPRD Agam Novi Irwan menyebutkan, pihaknya ikut prihatin dengan musibah yang terjadi di wilayah Tanjung Raya tersebut, karena tercatat 3 nagari yang terdampak masing-masing Nagari Koto Malintang, Nagari Tanjung Sani dan Nagari Sungai Batang, yang saat ini masih dalam proses penanganan.

Ketua DPRD Agam itu, mendorong jajaran terkait di Pemkab.Agam untuk melakukan langkah-langkah taktis dan cepat dalam penanganan pasca bencana, terutama segera membuka akses jalan yang mengisolasi jalur jalan salingka danau Maninjau karena dampak longsor di berbagai lokasi mulai dari Muko-Muko sampai ke Sungai Batang.

Kemudian, Novi Irwan berharap, proses pencarian terhadap 1 korban yang dilaporkan hilang bisa lebih dimaksimalkan, sehingga korban yang diduga masih tertimbun bisa dengan cepat ditemukan, “ kami ikut prihatin dan berduka, semoga musibah yang terjadi bisa teratasi dengan cepat, dan warga diminta untuk selalu tabah dan waspada, karena kawasan di salingka danau cukup rawan longsor dan banjir,“ ungkap Ketua DPRD Agam itu lagi.

-HARMEN-

0Shares