Baso, KABA12.com . Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) melaksanakan Bursa Inovasi Nagari tahun 2018, guna untuk melaksanakan pengetahuan secara sistematis, terencana dan partisipatif.
Bursa Inovasi Nagari itu, dibuka Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria dan turut dihadiri Anggota Komisi V DPR RI Ade Rezki Pratama, DPM Sumbar, KPW II Sumbar, Asisten II Setda Agam, Jetson, kepala OPD, camat dan walinagari serta ketua Bamus se-Kabupaten Agam, TPID kecamatan dan tamu undangan lainnya. Di Pusdiklat Regional Kemendagri Baso, Kamis (11/10).
Kepala DPMN Agam, Teddy Martha, mengatakan,Bursa Inovasi Nagari ini bertujuan untuk melaksanakan pengetahuan secara sistematis, terencana dan partisipatif. Dalam proses pengelolaan pengetahuan secara sistematis ini meliputi proses identifikasi inovasi, validasi, dokumentasi, proses pertukaran pengetahuan atau eksposisi dan replikasi.
“Dan juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan serta pengelolaan program,” ujarnya.
Lebih lanjut, dikatakan, kegiatan ini diikuti sekitar 400 orang peserta yang berasal dari, walinagari, ketua Bamus, tokoh masyarakat nagari se-Kabupaten Agam, TPID kecamatan, Camat se-Kabupaten Agam, dan lainnya.
Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria, mengatakan, Bursa Inovasi Nagari ini memiliki makna penting, terutama bagi nagari yang menjadi ujung tombak dalam pembangunan daerah.
“Program ini tidak bisa dipisahkan dari visi Kabupaten Agam, karena didalam visi daerah yang tercantum dalam RPJMD, salah satunya yaitu membangun budaya inovatif,”ujarnya.
Ditambahkan, inovasi termasuk membangun budaya kerja yang inovatif, sehingga ada beberapa hal yang perlu disiasati untuk bisa memunculkan inovasi baru yang tidak dapat dipisahkan dari berpikir kreatif.
“Yang perlu disiasati yaitu, berpikir kreatif tidak bisa dikekang oleh aturan-aturan kebiasaan, ini harus dilatih kepada tim inovatif dan baru nanti aturan yang jadi penyaringnya,”kata Trinda Farhan Satria.
Ia berharap, Bursa Inovasi Nagari ini dapat menjadi sebuah forum untuk menyebarkan sekaligus saling tukar inisiatif serta inovasi dalam pembangunan nagari.
“Lahirkan inovasi baru yang betul-betul dapat memberikan manfaat kepada masyarakat baik itu dalam segi pelayanan, pemberdayaan, masyarakat, peningkatan nilai ekonomis dan lain sebagainnya,”harap Wabup Agam.
(Ardi)