Tanjung Raya, KABA12.com — Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) tahun 2018, PT. PLN Persero Unit Induk wilayah Sumatera Barat, menanam 1.000 bibit pohon di kawasan Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya.
Penanaman 1.000 unit pohon itu dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, didampingi General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sumbar Susiana Mutia, Bupati Agam Indra Catri, Ketua Perhimpunan Petani dan Nelayan Sejahtera Indonesia (PPNSI) Sumbar Rinaldi, di Objek Wisata Muko-Muko, Tanjung Raya, Rabu (27/11).
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sumbar, Susiana Mutia mengatakan, penanaman bibit pohon ini merupakan program HMPI pada 2018. Dimana PT. PLN, menamam 22.000 bibit pohon yang tersebar di 22 Unit Induk PLN di Indonesia, setiap lokasinya sebanyak 1.000 bibit pohon.
“Bibit pohon yang kita tanam diantaranya, jenis pohon produktif yakni, alpukat, rambutan binjai, durian montong, kacang macadamia dan manggis, serta jenis pohon pelindung seperti mahoni dan surian,”ujarnya.
Ditambahkannya, 1.000 bibit pohon itu disalurkan melalui dana CSR senilai Rp.145 juta kepada PPNSI Sumbar dan mitra lainnya, seperti delapan kelompok tani yang ada di salingka Danau Maninjau.
“Saya berharap, masyarakat untuk merawat dan menjaga bibit pohon yang ditanam agar beberapa tahun kedepan bermanfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan ekonomi dan juga sebagai penyedia air untuk jangka panjangnya,”harapnya.
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengapresiasi kegiatan ini dan mengucapkan terimakasih kepada PT. PLN Wilayah Sumbar yang telah menggelar penanaman 1.000 bibit pohon di Kawasan Danau Maninjau.
“Penanaman pohon disekitar Danau Maninjau ini dapat sebagai konservasi alami dalam penyediaan air, karena kebutuhan air danau sebagai alat untuk menggerakkan turbin PLTA Maninjau, dan juga sebagai upaya dalam menangani pencemaran di Danau,”ujarnya.
Oleh karena itu, Gubernur berpesan agar bibit pohon tersebut benar-benar tertanam, dan diharapkan masyarakat betul-betul dapat menjaga dan merawat pohon itu, agar kedepannya hasil diperoleh dapat maksimal.
“Kalau tidak dipelihara dan dijaga semua akan percuma, diharapkan masyarakat menjaga pohon yang telah ditanam agar dapat tumbuh sesuai yang diharapkan,”pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Agam, Indra Catri menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Agam telah melakukan berbagai upaya dalam memperbaiki lingkungan di sekitar kawasan Danau Maninaju melalui program Agam Menyemai, dimana bertujuan untuk mengurangi pencemaran di Danau.
“Pemkab. Agam juga berkomitmen untuk perbaiki lingkungan Danau melalui program Save Maninjau dengan bentuk 10 langkah strategis penyelamatan,”ujarnya.
“Pada tahun ini kita telah, menyalurkan 30 ribu bibit pohon kepada masyarakat sekitar Danau Maninjau dan kita bersyukur adanya pihak lain yang berikan kepeduliannya terhadap danau ini, salah satunya PT. PLN,”kata Bupati dua periode itu.
Bupati Agam berharap, dengan adanya langkah kepedulian bersama ini mendapat sambutan positif masyarakat dan dapat menyelamatkan danau Maninjau dari pencemaran.
(Ardi)
