Pencarian Korban Longsor di Tanjung Sani Dilanjutkan Besok

Tanjung Sani, KABA12 — Tim gabungan menghentikan sementara pencarian 1 orang korban yang tertimbun material longsor di Jorong Pantas , Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Pencarian pun akan dilanjutkan pada Sabtu (15/7) besok.

“Pencarian 1 korban longsor yang hilang dihentikan sementara karena pertimbangan sudah malam dan kondisi gelap karena listrik padam. Pencarian akan dilanjutkan besok pagi,” kata Kalaksa BPBD Agam, Bambang Warsito kepada wartawan, Jum’at (14/7).

Ia mengatakan, bencana longsor di Nagari Tanjung Sani menyebabkan 2 orang warga Jorong Pantas menjadi korban, dengan kondisi 1 orang ditemukan meninggal dunia, dan 1 orang korban hilang.

“Korban merupakan pasangan suami istri. Suaminya atas nama Radi (54) sudah ditemukan pagi tadi, sedangkan istrinya atas nama Rina (50) masih hilang tertimbun longsor,” ujarnya.

Pihaknya mencatat terdapat belasan titik longsor yang terjadi di Kecamatan Tanjung Raya pada Kamis malam hingga Jumat dinihari.

“Untuk jumlahnya lebih dari 15 titik longsor yang terjadi di Tanjung Raya, mulai dari Nagari Koto Malintang, Tanjung Sani, dan Sungai Batang,” katanya.

Selain itu, bencana longsor di Tanjung Sani menyebabkan setidaknya 27 unit rumah warga terdampak longsor dengan kondisi rusak ringan hingga rusak berat.

Sementara itu akses jalan lingkar Danau Maninjau saat ini masih terputus total akibat material longsor menimbun badan jalan di sejumlah titik.

“Hingga malam ini akses jalan lingkar Danau Maninjau belum bisa dilalui kendaraan. Karena masih ada beberapa titik longsor yang belum dibersihkan,” jelasnya.

(Bryan)

0Shares