Maninjau, KABA12 — Rutan Kelas IIB Maninjau bersama aparat TNI, Polri dan BNNK Pasaman Barat melaksanakan razia gabungan untuk mencegah peredaran narkoba dan barang terlarang di lingkungan rutan.
Razia gabungan yang digelar, Sabtu (19/9) itu merupakan tindak lanjut surat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat Nomor WP.3-PK.09.02-2 tentang pelaksanaan Operasi Gabungan bersama Aparat Penegak Hukum di Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan Sumatera Barat.
Kepala Rutan Maninjau Moh Setia Hadi menyampaikan razia gabungan kali ini dilaksanakan secara serentak guna memastikan blok hunian warga binaan bersih dari barang terlarang.
“Operasi gabungan digelar dalam rangka penguatan keamanan dan ketertiban, serta sebagai upaya pencegahan peredaran narkoba dan handphone ilegal di Rutan Maninjau,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Senin (21/9).

Ia mengatakan, kegiatan itu diawali dengan apel bersama yang diikuti petugas rutan, Polsek TanjungRaya, Koramil O5 Tanjung Raya, dan BNNK Pasaman Barat. Selanjutnya petugas gabungan langsung melakukan penggeledahan seluruh kamar blok hunian warga binaan.
Selain itu, seluruh warga binaan dan petugas Rutan Maninjau juha melaksanakan tes urin guna mendeteksi penggunaan narkoba.
“Tes urin dilaksanakan menyeluruh oleh warga binaan dan petugas. Alhamdulillah hasil tes urin tersebut ditemukan negatif narkoba,” katanya.
Sementara hasil dari penggeladahan di blok hunian tidak ditemukan barang-barang terlarang yang digunakan warga binaan. Petugas hanya menemukan dan menyita barang bukti berupa sendok, korek api, baut, alat cukur, kartu ceki/koa, hingga pulpen.

Meski tidak ditemukan barang terlarang, Moh Setia Hadi berkomitmen akan terus melakukan deteksi dini, pengawasan, evaluasi dan tindak lanjut secara berkala guna menciptakan Rutan Maninjau yang aman dan kondusif.
“Kami berharap pelaksanaan razia gabungan dan tes urin ini dapat terus memperkuat bersama dalam menciptakan lingkungan Rutan Maninjau yang aman, tertib, bebas dari pungli, barang terlarang, dan peredaran narkoba,” jelasnya.
(Bryan)
