Pemko Susun RKPD Bukittinggi 2020

Bukittinggi, KABA12.com — Pemerintah kota bersama DPRD Bukittinggi, melaksanakan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) kota Bukittinggi 2020.

Kegiatan yang dibuka langsung Walikota Bukittinggi ini, dilaksanakan di auditorium perpustakaan Bung Hatta, Kamis (28/03).

Kepala Bapelitbang Bukittinggi, melalui Kabid Pengembangan dan Penelitian, Robi Novaldi, menjelaskan, musrenbang tingkat kota ini, merupakan langkah untuk penyusunan RKPD kota Bukittinggi tahun 2020. Sebelumnya, telah dilaksanakan musrenbang dari tungkat kelurahan hingga tingkat kecamatan.

“Musrenbang kelurahan telah dilaksanakan pada 6-19 Februari. Sedangkan musrenbang kecamatan dilaksanakan pada 26-28 Februari 2019. Kemudian hari ini dilanjutkan dengan musrenbang tingkat perkotaan yang dilaksanakan hari ini. Dari musrenbang itu telah dikumpulkan sejumlah kwbutuhan warga yang masuk dalam prioritas di bidang infrastruktur, ekonomi dan sosial budaya,” jelasya.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, musrenbang tingkat perkotaan ini, ditujukan untuk menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan daerah, dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan daerah Sumbar. Musrenbang dilaksanakan juga untuk membahas serta menyepakati program dan kegiatan pembangunan lintas kecamatan dan pembangunan skala kota.

“Sehingga dengan musrenbang RKPD ini, akan disepakati prioritas pembangunan daerah serta program kegiatan priorutas daerah untuk tahun 2020 mendatang,” jelas Ramlan.

Walikota juga memaparkan ada 9 prioritas pembangunan kota Bukittinggi tahun 2020. Pembangunan mental, penerapan ajaran agama, adat dan budaya. Peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik. Peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan. Peningkatan derajat kesejahteraan masyarakat. Pengembangan pariwisata. Pengembangan ekonomi kerakyatan. Penanggulangan kemiskinan. Peningkatan kuantitas dan kualitas infrastruktur. Pelestarian lingkungan hidup.

“Hasil musrenbang ini kita harapkan dapat sinergi dengan RPJMD Bukittinggi 2016-2021, terwujudnya Bukittinggi kota tujuan pariwisata, pendidikan, kesehatan, perdagangan dan jasa berlandaskan nilai agama dan budaya,” jelas Wako.

Ketua DPRD Bukittinggi, Beny Yusrial, juga menyampaikan pokok-pokok pikiran DPRD, terhadap RKPD tahun 2020. Pokir DPRD memiliki peran penting, karena berpengaruh terhadap mekanisme penyusunan dokumen turunan berikutnya, khususnya penyusunan RKPD.

“Ada beberapa rekomendasi dibidang pendidikan, seperti menambah ruang kelas SLTP, mendorong pemerintah membuat sistem yang jelas dan berkeadilan dalam PPDB. Bidang kesehatan, seperti menyediakan data valid untuk BPJS, jamkesmas dan jamkesda. Mewujudkan pembangunan RSUD,” jelas Beny.

Selanjutnya, tambah Ketua DPRD Bukittinggi, juga direkomendasikan terkait bidang pariwisata, bidang ekonomi pembangunan, bidang infrastruktur dan lainnya.

“Semua sudah terlampir dalam dokumen Pokir DPRD 2020, yang dapat menjadi salah satu acuan dalam meletakkan dasar perencanaan pembangunan daerah tahun anggaran 2020,” tegasnya.

Selain penyampaian pokok pikiran DPRD Bukittinggi, juga disampaikan pemaparan rancangan RKPD provinsi Sumbar 2020, pemaparan estimasi kondisi fiskal Bukittinggi 2020 dan pemaparan RKPD kota Bukittinggi 2020.

(Ophik)

0Shares