Lubukbasung, kaba12.com — Pemkab Agam upayakan membantu perbaikan dan rehab berat rumah Jonaldi, korban musibah angin kencang dan hujan lebat di Kampuang Caniago, jorong Balai Badak, nagari Batu Kambing, kecamatan Ampek Nagari.
Pemkab Agam akan mengupayakan dukungan dari BAZNAS Agam, yang sudah dibahas dan diajukan yang diharapkan dalam waktu dekat bisa direalisaaikan BAZNAS Agam.
Hal itu disebutkan Kadinas Sosial Agam Kurniawan Syahputra menjawab kaba12.com terkait dengan penanganan rumah korban Jonaldi yang hancur akibat dihantam pohon besar Selasa pagi.
Disebutkan Kurniawan Syahputra, Pemkab Agam sangat prihatin dengan musibah yang menimpa keluarga Jonaldi, tak hanya rumah korban yang hancur akibat ditimpa pohon besar, bahkan anak bungsu korban akhirnya meninggal setelah mendapat perawatan intensif di RSUD Lubukbasung.
Kurniawan Syahputra usai mengantar jenazah Azka, bayi berusia 4 bulan yang meninggal akibat ditimpa material bangunan setelah dihantam pohon besar tersebut, menyebutkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan BAZNAS Agam dan mengharapkan penanganan rehab rumah korban yang hancur tersebut bisa ditangani segera.
” Kita mengupayakan perbaikan rumah korban bisa segera dilakukan, ” sebut Kadinas Sosial Agam itu.
Dampak hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi Selasa pagi, memicu dampak serius bagi masyarakat khususnya di Kampung Caniago, Balai Badak, Batukambing, yang menyebabkan 3 korban terluka dan 1 bayi berusia 4 bulan meninggal. Tiga korban luka sudah bisa pulang ke rumah dan Azka, bayi malang yang terluka serius di bagian pangkal pahanya dan akhirnya meninggal siang tadi, dikebumikan Selasa sore ini.
(Harmen)