Kaba Pemko Bukittinggi

Peduli Disabilitas, RRI Gelar Jalan Sehat

Bukittinggi, KABA12.com — Sambut Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2017, RRI bersama pemko Bukittinggi gelar jalan sehat, Minggu (03/12). Kegiatan ini diikuti ratusan kaum Difabel atau anak berkebutuhan khusus se kota Bukittinggi dan Agam.

Gerak jalan sehat ini diikuti sekitar 350 orang, yang merupakan murid-murid difabel, dari Sekolah Luar Biasa (SLB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), didampingi guru, serta angkasawan/angkasawati RRI Bukittinggi.

Walikota Bukittinggi, melalui Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Erwin Umar mengatakan, sebagai kota inklusi pemerintah sangat memperhatikan tumbuh kembang anak penyandang disabilitas. Tujuannya agar mereka dapat mendapatkan pendidikan sekolah dan menjalankan kehidupan sesuai haknya sebagai warga negara.

“Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait baik itu disdikbud serta dinsos memiliki peran penting dalam menyelamatkan pendidikan anak penyandang difabel. Diharapkan program yang dijalankan pemko Bukittinggi ini berjalan maksimal, sehingga para penyandang difabel itu produktif dengan capaian hasil yang diperolehnya di jenjang pendidikan,” ujarnya.

Erwin Umar menambahkan, anak disabilitas memiliki bakat seperti anak biasanya, namun butuh penanganan khusus. Sehingga nantinya mereka dapat berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki. Untuk mendukung hal itu Pemko Bukittinggi juga terus berupaya menyediakan fasilitas bermain bagi anak-anak difabel itu.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bukittinggi, Melfi Abra, mengapresiasi kegiatan jalan sehat bagi penyandang difabel yang diselenggarakan RRI Bukittinggi. Kegiatan ini menunjang  peran Bukittinggi sebagai kota inklusi sejak 2014 lalu dan telah memiliki 21 sekolah dengan program pengembangan potensi anak penyandang difabel, tentunya ditunjang dengan fasilitasi sarana serta prasarana pendidikan pendukung.

“Kedepan disdikbud menargetkan akan melengkapi fasilitas umum yang  ramah bagi para penyandang disabilitas, sehingga mereka dapat mengembangkan imajinasi dan pola pikir untuk dapat berkembang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki,” ulasnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun RRI Bukittingg Edyi Ivan mengaku bangga dengan antusiasme masyarakat mengikuti jalan sehat bagi penyandang disabilitas ini. Kedepan kegiatan memperingati Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap tanggal 3 Desember, akan terus diadakan dengan memberikan bebagai hiburan bagi para penyandang difabel.

“Anak difabel bukan tidak dapat berkembang, lihat saja pertunjukan yang mereka tampilkan mulai dari bernyanyi, menggunakan alat musik, serta kemampuan lain, tidak kalah dengan anak normal biasa. Kami dari RRI pun siap mendukung pemerintah dalam program inklusi,” ulasnya.

(Ophik)

To Top