Lubukbasung,kaba12 — Nyaris tak dibahas, ditengah euphoria hadirnya dua armada pemadam kebakaran baru yang memperkuat operasi kemanusiaan di Pemkab.Agam, ada masalah krusial yang hingga kini masih belum ada solusinya.
Saat ini, Damkar Agam sudah diperkuat 8, masing-masing 2 armada baru hasil pengadaan memanfaatkan dana TKD 2026, kemudian 6 armada baru, sementara 1 armada lainnya masih rusak dihanyutkan banjir bandang pasca bencana hidrometeorologi yang hingga kini masih belum diperbaiki.
Yang miris, justru untuk penopang operasional personil piket yang hingga kini masih di kisaran Rp.50 .000 per hari sesuai Peraturan Bupati Agam 2026, jauh lebih rendah dibanding tahun 2025 yang mencapai RP.125.000 per hari.

Uang piket untuk “pasukan lapangan”yang diandalkan Pemkab.Agam untuk misi kemanusiaan dan sosial itu, sama di berbagai OPD baik, tidak hanya petugas Damkar, tapi juga Satpol.PP, Dinas Perhubungan dan BPBD, yang jauh lebih rendah dari petugas piket di perpustakaan yang angkanya mencapai Rp.100.000 per hari.
Kondisi itu diamini Fauzi,Kepala Satpol.PP-Damkar Agam yang dkonfirmasi kaba12 beberapa waktu lalu, pasca penyerahan 2 armada baru Damkar Agam untuk dioperasionalkan.
Diakui Fauzi,ketentuan uang piket itu diatur dalam Perbup 2026 yang sudah berjalan sejak awal tahun lalu. Pihaknya, sudah mengupayakan dilakukan penyesuaian pada unsur terkait, namun masih dalam proses pembahasan mengingat minimnya alokasi anggaran. “Mudah-mudahan tahun depan, bisa dilakukan penyesuaian, “sebutnya.

Terkait rendahnya dana uang piket untuk “pasukan lapangan”Pemkab.Agam itu, di DPRD Agam disebutkan juga sudah kerap disuarakan, agar pemerintah mempertimbangkan untuk melakukan penyesuaian, minimal sama dengan tahun sebelumnya. Namun, hingga kini masih belum ada perubahan.
Sementara informasi yang diperoleh kaba12, walau kerap “protes”namun para personil yang terkait dengan oprasional lapangan tersebut, tetap menjalankan tugas, karena jika tidak menjalankan tugas akan dibayangi sangsi keras, apalagi ditengah kondisi serba sulit saat ini.
(HARMEN)
