KTH HKM Kampuang Melayu Saiyo Kian Eksis, Komoditi Kopi dan Nilam Jadi Andalan

Lubukbasung,kaba12 — Kelompok Tani Hutan Kawasan Hutan Kemasyarakatan (KTH HKM) Kampuang Melayu Saiyo, Jorong Balai Ahad, Nagari Lubukbasung makin eksis mengembangkan beragam potensi unggulan .

Saat ini, para anggota kelompok tani, focus mengembangkan potensi tanaman nilam dan kopi, dimana seluruh anggota bergerak bersama mengelola hutan kemasyarakatan itu sesuai peruntukan yang ditetapkan pemerintah dibawah binaan KPHL Agam.

Informasi yang diperoleh kaba12 dari beberapa anggota kelompok tani, saat ini potensi nilam dan kopi, menjadi focus perhatian kelompok, mengingat potensi yang dimiliki sangat menjanjikan, termasuk harga pasar pasca panen yang stabil.

Hanya saja, saat ini KTH HKM Kampuang Melayu Saiyo, masih terkendala minimnya dukungan sarana, terutama untuk pengolahan hasil panen, baik untuk nilam maupun kopi.
Seperti disebutkan Ahmad Ferianto, Hendri Katik, Pajok dan beberapa anggota lain, saat ini ,anggota KTH yang merupakan warga Kampuang Melayu,Jorong Balai Ahad, tengah focus untuk mengembangkan komiditi nilam dan kopi, sesuai arahan pemerintah untuk mengelola lahan hutan kemasyarakat sesuai peruntukan tersebut.

“Alhamdulillah, saat ini, komoditi tersebut, semakin berkembang bahkan sudah bisa menghasilkan dengan hasil panen yang cukup memadai, “sebut Feri.

Hal serupa disebutkan Dedi Mulyono, ketua KTH HKM Kampuang Melayu Saiyo dan David Ricard Zoni, Wali Jorong Balai Ahad, yang saat ini mendorong pengembangan potensi HKM agar betul-betul termanfaatkan dengan baik untuik kepentingan masyarakat setempat itu.

Disebutkan, komoditi nilam dan kopi yang sudah cukup lama dikembangkan warga, saat ini hasilnya sudah cukup mengesankan. Hanya saja, KTH HKM Kampuang Melayu Saiyo, belum memiliki perangkat pengolahan nilam yang memadai, karena peralatan yang ada sebelumnya belum maksimal, “kita tengah berupaya meminta dukungan dan bantuan dari berbagai pihak untuk sarana pengolahan nilam itu, karena potensinya sangat menjanjikan, “sebut Dedi.

Hal itu dibenarkan David Ricard Zoni yang menyakini, potensi nilam di kawasan tersebut sangat luar biasa, “kami mengapresiasi, KTH HKM Kampuang Melayu Saiyo, bisa lebih focus mengembangkan komiditi yang sesuai dengan peruntukan lahan, termasuk pengembangan komoditi kopi, “sebutnya.

Disisi lain, Walijorong Balai Ahad itu, mengaku bangga dengan KTH HKM Kampuang Melayu Saiyo, karena dengan semangat kebersamaan dan gotongroyong, bisa menggarap dan mengembangkan areal HKM dengan baik, sesuai ketentuan yang digariskan pemerintah.

(HARMEN)

2Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 2   +   4   =