Pasokan Bahan Pokok di Lubuk Basung Mulai Langka, Harga Cabai dan Telur Ikut Merangkak

Lubukbasung, kaba12 — Sejumlah kebutuhan pokok di berbagai toko sembako di Lubuk Basung mulai mengalami kelangkaan.

Gangguan distribusi akibat bencana dalam beberapa hari terakhir membuat stok komoditas penting menipis di tingkat pedagang.

Dari pantauan lapangan, komoditas yang paling sulit ditemukan saat ini adalah telur ayam, cabai merah keriting, cabai rawit, serta berbagai jenis sayur mayur. Selain stok berkurang, beberapa harga juga mulai menunjukkan kenaikan signifikan.

Harga cabai merah keriting kini berada di kisaran Rp90 ribu per kg, tergantung kualitas dan ketersediaan dari pemasok. Tidak sedikit pedagang yang bahkan tidak memiliki stok sama sekali karena jalur distribusi yang terhambat.

Selain itu, harga bawang berada di kisaran Rp60 ribu per kilogram, dan sejumlah pedagang mengaku kesulitan mendapatkan pasokan baru sejak cuaca buruk melanda wilayah tersebut.

Kelangkaan juga terjadi pada komoditas telur ayam. Di beberapa toko sembako, stok telur sudah habis dan harganya mengalami kenaikan cukup tajam hingga berada pada kisaran Rp70 ribu sampai Rp80 ribu per papan.

Beberapa pedagang mengaku tidak bisa berjualan normal karena barang yang mereka terima sangat sedikit. Kondisi ini juga membuat warga khawatir harga akan semakin melonjak dalam beberapa hari ke depan.

Yuni, salah seorang warga, berharap pasokan kembali normal.

“Sekarang banyak yang susah dicari. Kami berharap semuanya kembali membaik supaya pasokan kembali lancar dan harga kembali normal,” katanya.

Pasca bencana cuaca ekstrem yang mengakibatkan jalan terputus, pasokan bahan pokok di sejumlah warung dan pasar di Lubuk Basung masih sangat terbatas.

Pedagang hanya bisa berharap agar jalur distribusi dari daerah pemasok kembali pulih setelah kondisi cuaca membaik.

(TAUFIQ)

0Shares