Pasca Truk Terpuruk, Jembatan Lolo Dibiarkan Menganga, Mobil Tak Bisa Lewat

Lubukbasung, kaba12.com — Pasca dum truk terpuruk di jembatan Batang Lolo, Jorong II Balai Ahad, Nagari Lubukbasung, Senin, (31/1), akses jalan Lubukbasung-Malabua- Sitanang tersekat.

Jembatan dengan konstruksi kayu itu, dibiarkan menganga, karena balok penyangga jembatan patah, sehingga tidak bisa dilewati kendaraan khususnya roda 4 keatas.

Baca juga: Jembatan Lolo Akses Ekonomi 2 Kecamatan, Dharma Ira Putra: Pemkab. Agam Mesti Turun Tangan

Padahal, akses jalan penghubung antara Lubukbasung-Malabua-Sitanang di kecamatan Ampek Nagari terputus. Untuk mencapai kawasan itu, warga terpaksa harus memilih jalan memutar ke arah Bawan dengan penambahan jarak tempuh lebih dari 25 km.

Informasi yang diperoleh kaba12.com dari beberapa pengguna jalan di Malabua, dampak tersekatnya dum truk di jembatan Lolo itu, membuat jembatan mengalami kerusakan serius, pasalnya banyak balok kayu yang patah membuat jembatan itu tidak berlobang dan tidak bisa dilewati kendaraan roda empat.

” Mestinya setelah truk keluar, segera lakukan perbaikan, agar akses jalan bisa dilewati dengan normal, ” ungkap Hendra, warga Malabua kecewa.

Baca juga: Jembatan Batang Tambuo Dalam Kajian, Jembatan Batang Lolo Masih Menganga

Pasca jembatan tersekat, warga yang bermukim di beberapa lokasi setelah jembatan itu, terpaksa harus mencari jalan memutar kearah Sitanang atau Batukambing untuk mencapai kediaman mereka, khususnya yang menggunakan kendaraan roda empat, sementara sepeda motor terpaksa menempuh jalur off road, dengan melewati sungai dibawah jembatan yang tertutup badan truk.

Informasi yang diperoleh kaba12.com, dum truk yang terpuruk di badan jembatan yang sudah lapuk itu, hingga Senin malam ini masih belum bisa dievakuasi, sehingga menyebabkan akses jalan terputus.

Hendra, warga Malabua yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir bus itu, terpaksa jalan memutar ke arah Sitanang, karena bus yang digunakannya tidak bisa melewati jalur yang dipenuhi badan truk tersebut.

HARMEN

0Shares