Partisipasi Warga Minim DPMN Agam Evaluasi Pilwana Serentak Tahap I

Lubukbasung, kaba12.com — Dinas Pemberdayaan Masyarakat-Nagari (DPMN) Kabupaten Agam evaluasi hasil pemilihan walinagari (Pilwana) Serentak tahun 2019 yang sudah digelar Senin,(4/11) kemarin.

Evaluasi khusus digelar Selasa,(5/11) di aula DPMN Agam, membahas berbagai aspek, tidak hanya minimnya partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak suaranya di TPS, operasional perangkat e-votting, serta sinergi antar tim pelaksana Pilwana Serentak 2019 dari berbagai OPD Pemkab.Agam.

Evaluasi itu dibenarkan Kepala DPMN Agam Teddy Martha menjawab kaba12.com, terkait dengan minimnya partisipasi masyarakat dalam pilwana tahap I yang digelar di nagari Lubukbasung dan Kampung Pinang, Senin,(4/11).

Bahkan yang memprihatinkan, tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya di nagari Lubukbasung yang notabone mencakup wilayah dalam pusat pemerintahan kabupaten Agam dengan tingkat partisipasi hanya 28,29 persen, sementara Kampung Pinang 55,09.persen.

Disebutkan Teddy Martha, pihaknya bersama unsur terkait salah satunya akan mengevaluasi masalah minimnya partisipasi masyarakat dalam memilih itu, termasuk akan mencari solusinya.

Ditegaskab Teddy Martha, pihaknya berupaya maksimal agar moment Pilwana Agam Serentak 2019 bisa menjadi bagian dari kegiatan berdemokrasi dalam upaya mendorong kemajuan pembangunan nagari.

” Kita lakukan evaluasi, agar masalah-masalah yang terjadi dalam proses pemungutan suara pilwana tahap I bisa dicarikan solusi termasuk tentang minimnya partisipasi masyarakat tersebut ,” ulas Teddy Martha.

Diharapkan, evaluasi yang digelar, bisa lebih memaksimalkan hasil pilwana tahap II yang akan digelar di berbagai nagari di kabupaten Agam.

Sementara hasil evaluasi awal yang mengapung sejak pra pemungutan suara, terutama reaksi warga yang banyak tidak menerima undangan ke TPS, lokasi TPS yang jauh, serta minimnya sosialisasi terkait proses dan tahapan pilwana di nagari masing-masing yang menggelar pilwana.

HARMEN

0Shares