Muaro Putuih, KABA12.com — Diduga dihantam ombak besar, Niki,(7) murid SDN 24 Muaro Putuih, nagari Tiku V Jorong, kecamatan Tanjung Mutiara, Agam, tewas di pantai Muaro Putuih, Kamis,(15/6) sore.
Korban diduga tidak bisa mengelak saat hempasan ombak besar menghantam pantai lokasi Niki mandi-mandi bersama beberapa rekannya.
Untung jasad korban bisa segera ditemukan oleh tim pencarian dari BPBD Agam, dari kecamatan dan warga setempat.
Kejadian itu dibenarkan kepala BPBD Agam Bambang Warsito melalui Lukman, tim Pusdal Ops BPBD Agam.
Dijelaskan, nasib malang yang menimpa pelajar SDN 24 Muaro Putuih, Tiku V Jorong itu, saat korban bersama beberapa temannya mandi-mandi di pantai Muaro Putuih,Kamis sore.
Ombak pantai Muaro Putuih yang beberapa pekan terakhir sangat besar, tak disadari oleh anak-anak itu jadi pengincar maut bagi mereka.
Diduga sedang asyik mandi, ombak besar menghantam pantai tersebut, dan melumat tubuh bocah yang sedang asyik mandi tersebut.
Putra Eri, (35), yang berprofesi sebagai petani di Muaro Putuih itu, diduga ikut dihempaskan ombak besar dan hanyut ketengah laut, sekitar pukul 17.45 WIB.
Dijelaskan Lukman, tubuh korban baru ditemukan menjelang berbuka puasa dalam kondisi meninggal,” saat ini jasad korban masih di puskesmas Muaro Putuih untuk divisum dan akan dibawa keluarganya setelah pemeriksaan medis,” sebut Lukman.
Akibat musibah di pantai Muaro Putuih, aparat setempat mulai memperketat pengawasan di sepanjang garis pantai nagari Tiku V Jorong yang masih asri dan sudah banyak dikunjungi masyarakat dari berbagai tempat itu.
(Harmen)
