BPBD Kab. Agam

Niki Tewas, BPBD Agam Himbau Warga Waspada

Muaro Putuih, KABA12.com — Pasca tewasnya Niki,(7), murid SDN 24 Muaro Putuih, nagari Tiku V Jorong, kecamatan Tanjung Mutiara, Kamis,(15/6) di pantai Muaro Putuih memicu luka mendalam keluarga korban.

Pasalnya, korban yang tewas digulung ombak saat mandi-mandi di pantai bersama kakak dan temannya dikenal sebagai bocah itu dikenal  periang dan lincah.

Baca Juga : Niki Tewas Digulung Ombak Pantai Muaro Putuih

Sementara dampak tewasnya Niki, putri Eri, petani di Muaro Putuih itu, membuat jajaran pemerintah nagari Muaro Putuih dan BPBD Agam meminta warga untuk waspada bahkan mengawasi aktivitas anak-anak di kawasan yang dianggap rawan.

Kepala BPBD Agam Bambang Warsito, di lokasi evakuasi korban Kamis,(14/06) malam, berharap masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan karena potensi musibah yang bisa terjadi dimanapun.

Apalagi di kawasan pantai yang kerap terjadi musibah, terutama saat peralihan musim yang memicu ombak besar.

“Kami himbau warga untuk selalu waspada dan mengawasi setiap aktivitas anak-anak terutama saat berada di kawasan berbahaya,” sebut Bambang Warsito.

Musibah yang terjadi menjelang berbuka puasa Kamis sore sekitar pukul 17.45 WIB.

Korban diduga tidak bisa mengelak saat hempasan ombak besar menghantam pantai lokasi Niki mandi-mandi bersama beberapa rekannya.

Putri Eri, (35), yang berprofesi sebagai petani di Muaro Putuih itu, diduga ikut dihempaskan ombak besar dan hanyut ketengah laut, sekitar pukul 17.45 WIB.

Akibat musibah di pantai Muaro Putuih, aparat setempat mulai memperketat pengawasan di sepanjang garis pantai nagari Tiku V Jorong yang masih asri dan sudah banyak dikunjungi masyarakat dari berbagai tempat itu.

Bahkan BPBD Agam menjadikan kawasan pantai Muaro Putuih sampai ke Ujuang Labuang sebagai kawasan yang diawasi khusus dalam suasana lebaran mendatang.

Sementara jenazah Niki kini sudah dibawah ke kediaman orangtuanya setelah divisum di puskesmas Muaro Putuih.

(Harmen)

To Top