Maninjau, kaba12.com — Berbagai pernyataan dukungan terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat di seluruh wilayah kabupaten Agam terkait dengan kegiatan malam pergantian tahun baru masehi Selasa,931/12) nanti malam.
Mayoritas tokoh masyarakat, pemuka adat dan alim ulama menyatakan dukungan terhadap sikap dan kebijakan bupati Agam yang mengintruksikan larangan kegiatan malam tahun baru masehi dan menggantinya dengan kegiatan ibadah.
Seperti pernyataan H. Yasril Effendi Imam Panjang, ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) kecamatan Tanjung Raya yang sangat mendukung instruksi bupati Agam tentang pergantian tahun baru masehi 2019 ke 2020.

Ditegaskan, masyarakat bersama majelis ulama Tanjung Raya, sangat mendukung kebijakan bupati Agam yang betul-betul menjabarkan visi Agam madani pada hal-hal yang urgen dan sensitive ditengah masyarakat, termasuk soal malam pergantian tahun yang selama ini, diramaikan masyarakat dengan kegiatan hura-hura, hiburan dan kegiatan yang tidak bermanfaat lainnya.
“ Kami sangat bersyukur, himbauan dan edaran yang disebarluaskan bupati Agam itu kini, mendapat respon positif masyarakat. Jangan ada kegiatan yang tidak bermanfaat untuk umat,” tegasnya.

Dilain pihak, khusus di kecamatan Tanjung Raya, masyarakat juga sudah menyatakan sikap dengan membuat pernyataan bersama untuk menolak seluruh bentuk kegiatan yang tidak bermanfaat,menolak narkoba, menolak LGBT dan hal-hal yang merusak mental generasimuda, termasuk kegiatan malam pergantian tahun.
“ Kami akan ikut mengawasi kegiatan di lapangan dan bersama pemerintah akan ikut menertibkan hal-hal yang merugikan masyarakat, sesuai kesepakatan bersama yang sudah ditandatangani di kecamatan Tanjung Raya, “ tegas H.Yasril Effendi Imam Panjang, ketua MUI Tanjung Raya itu lagi.
HARMEN
