Pagi hari merupakan waktu yang tepat untuk memulai segala aktivitas yang menyehatkan tubuh dan pikiran, salah satunya melalui olahraga.
Untuk seseorang yang mengalami kesulitan menjadikan olahraga sebagai rutinitas, maka lari pagi merupakan salah satu pilihan terbaik. Lari sebagai aktivitas fisik, sangat baik untuk membakar kalori.
Secara rata-rata, berlari dengan kecepatan 8 km/jam akan membakar sekitar 295 kalori. Sementara itu, berjalan dengan kecepatan sekitar 5,5 km/jam mampu membakar 140 kalori.
Berikut Manfaat Lari Pagi Untuk Kesehatan:
1. Meringankan Gangguan Tidur
Olahraga seperti lari dapat meningkatkan kualitas tidur. Menurut penelitian, hal ini merupakan faktor penting dalam menurunkan berat badan. Kualitas tidur yang buruk akan memengaruhi hormon tertentu dalam tubuh yang memengaruhi nafsu makan. Tidur yang cukup akan memperbaiki keseimbangan hormon sehingga tubuh mampu mengendalikan nafsu makan.
Sebuah studi mengungkap bahwa wanita usia 50-75 tahun dengan berat badan berlebih yang berolahraga pagi sekitar 60 menit per minggu, dapat tidur lebih baik jika dibandingkan dengan yang tidak berolahraga pagi. Sebaliknya, olahraga pada sore hari justru dapat membuat tidur semakin sulit.
2. Menyehatkan Jantung
Ketika kita berlari, tidak hanya otot-otot kaki saja yang bekerja dan meningkatkan fungsinya, tetapi jantung juga akan giat dalam memompa darah dalam rangka memenuhi kebutuhan nutrisi dan oksigen bagi otot-otot yang digunakan untuk berlari. Jika lari pagi menjadi rutinitas, maka jantung akan terlatih untuk terus bekerja dengan baik sehingga statusnya menjadi lebih sehat dibanding jantung yang tidak terlatih.
Hal ini ditunjang juga oleh penelitian yang menunjukkan bahwa dengan berlari sejauh 16 Km dalam seminggu akan menekan resiko penyakit atau gangguan tekanan darah hingga 39%. Di samping itu, masalah endapan kolesterol pada pembuluh darah jantung (aterosklerosis) bisa di kurangi hingga 34%. Lari memiliki manfaat membantu mengurangi resiko penyakit-penyakit jantung dan pembuluh darah akibat endapan kolesterol jahat seperti penyakit jantung koroner.
3. Memperkuat dan Menyehatkan Tulang
Memiliki sifat yang mirip dengan otot, tulang juga akan semakin kuat apabila dirangsang. Perhatikanlah mereka yang mengalami pengeroposan tulang, selain dianjurkan untuk minum suplemen kalsium dan vitamin D, mereka juga pasti dianjurkan untuk berjalan atau berlari ringan yang tujuannya adalah memberi rangsangan pada tulang agar zat gizi tersebut benar-benar digunakan oleh tulang.
4. Mencegah Kanker Usus
Ketika sisa-sisa makanan (feses) tertahan lebih lama di dalam usus, maka racun-racun dan radikal bebas yang ada di dalamnya dapat melakukan kontak yang lama dengan usus, jika kondisi ini berlarut-larut maka bisa menyebabkan kanker usus. Oleh sebab itu penting sekali menjaga agar kita bisa buang air besar secara teratur setiap hari, salah satu tipsnya adalah lari pagi.
5. Mencegah Diabetes
Sel-sel dalam tubuh kita membutuhkan insulin untuk memasukkan glukosa ke dalamnya. Namun ada masanya ketika sel-sel tidak peka lagi terhadap insulin, misalnya sudah telalu banyaknya cadangan energi, seperti jaringan lemak (pada orang gemuk/obesitas), seolah-olah tubuh sudah jenuh. Jika sudah demikian, maka gula dari makanan akan banyak menumpuk di dalam darah (glukosa darah) melebihi kadar normal (hiperglikemia), jika terus-terusan begini maka terjadilah penyakit diabetes melitus alias kencing manis (gula juga bisa lolos ke dalam air seni).
Manfaat lari pagi yang jarang diketahui ini akan meningkatkan sensitifitas sel terhadap insulin sehingga akan menjaga agar gula darah selalu dalam kadar yang normal. Penelitian menemukan bahwa dengan berlari di pagi hari bisa mengurangi resiko diabetes hingga 5%.
6. Mencegah Demensia
Dalam sebuah Jurnal American Geriatrics Society diungkapkan bahwa wanita yang memiliki rutinitas lari pagi sejak remaja akan mengurangi resiko kepikunan (demensia) di saat usia senja. Studi lain yang dilakukan pada tahun 2012 menemukan bahwa manfaat lari pagi mampu meningkatkan fungsi otak terkait kemampuan konsentrasi dan daya ingatnya.
7. Mencegah Impotensi
Tidak hanya menyehatkan tubuh, manfaat lari saat fajar juga menyasar organ kebanggaan para pria, dengan berlari di pagi hari maka akan meninkatkan fungsi kebugaran organ reproduksinya. Hal ini terjadi karena aliran darah ke organ intim pria akan menjadi lebih lancar ketika rajin lari pagi sehingga dapat mencegah impotensi.
Disarankan untuk memulai lari pagi secara perlahan sesuai kemampuan. Jadikan olahraga ini sebagai rutinitas harian untuk memperoleh manfaat lari pagi secara maksimal.
(Sumber: Esensi.id)
