Bukittinggi, KABA12.com — Keinginan masyarakat Sawah Paduan, Kelurahan Pakan Kurai, Kecamatan Guguk Panjang untuk menjadikan bangunan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Sawah Paduan menjadi MDTA yang representatif akhirnya terwujud.
Semenjak diremikan pemakainnya pada 2013 lalu, MDTA Sawah Paduan hanya memanfaatkan rumah petak milik warga yang disulap menjadi lokal belajar anak untuk dua lokal. Melihat keinginan dan harapan masyarakat untuk menjadikan MDTA yang permanen dan representatif, maka anggota DPRD Bukittinggi dari daerah pemilihan (dapil) Guguk panjang Edison Katik Basa, berupaya untuk mewujudkan keinginan masyarakat tersebut dengan menganggarakan dana pokok pikiran (Pokir) dirinya di DPRD sebesar Rp 400 juta untuk pembangunan awal.
“Alhamdulillah, sejak dilakukannya peletakan batu pertama pembangunan baru MDTA oleh Wali Kota Bukittinggi pada Agustus 2018 lalu, maka kini MDTA Sawah Paduan telah memiliki bangunan permanen yang representative,” ujar Edison Katik Basa, ketika menggelar kegiatan reses perorangan anggota DPRD Bukittinggi masa sidang I tahun 2019 di halaman MDTA, Minggu (31/03).
Reses anggota DPRD dari Faraksi Golkar ini, disamping dihadiri ratusan Warga Kelurahan pakan Kurai, juga turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Bukittinggi H.Trismon, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Muhammad Idris, Camat Guguk Panjang, Lurah, Perwakilan SKPD, Niniak Mamak, Bundo Kanduang dan Generasi Muda Pakan Kurai.
Menurut Edison Katik Basa, dengan selesainya pembangunan MDTA yang representaif ini, diharapkan dapat menampung lebih banyak peserta didik, serta dapat memberikan kenyamanan dan keleluasaan kepada anak anak terhadap proses belajar mengajar di MDTA.
“Melalui MDTA Sawah Paduan ini, kita harapkan kedepannya tidak akan ada lagi anak-anak kita yang buta membaca dan menulis Al-Quran. Kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua lapisan masyarakat dan stakeholder lainnya atas partisipasi yang diberikan untuk mendukung pembangunan MDTA ini,” ungkapnya.
Dalam kegiatan reses itu, Edison Katik Basa juga menyampaikan laporan pertanggungjawaban kinerjanya sebagai angota DPRD Bukittinggi periode 2014-2019. Menurutnya, berbagai program dan kegiatan telah ia lakukan sebagai wakil rakyat di DPRD, baik itu program melalui dana pokir, ataupun kegiatan di bidang dInfrastruktur, sosial kemasyarakatan dan sejumlah kegiatan lainnya.
“Sebagai anggota dewan yang dipilih langsung oleh masyarakat, kami juga telah menjalankan fungsi di DPRD yakni fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan. Untuk itu, ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Guguk Panjang, khususnya masyarakat Pakan Kurai yang telah memberikan amanah kepada kami untuk duduk di DPRD.
Sementara itu Lurah Pakan Kurai, Tomi Hidayat mengatakan, menjelang 5 tahun jabatan Edison Katik Basa sebagai anggota DPRD Bukittinggi, sudah banyak program yang ia lakukan untuk masyarakat, khusunya di Kelurahan Pakan Kurai. Sejumlah program pembangunan itu seperti pembangunan Infrastruktur berupa perbaikan jalan, pembangunan Jembatan, drainase, saluran air dan pembangunan gapura. “Untuk bidang Sosial Kemasyarakatan,seperti pembinaan UMKM untuk masyarakat,pembinaan generasi muda dan kegiatan social lainnya,” kata Tomy.
Kegitan reses Edison Katik Basa ditandai dengan peresmian pemakaian MDTA Sawah Paduan oleh Kemenag Bukittinggi dan diakhiri dengan penyerahan MDTA Sawah paduan yang telah dibangun baru itu kepada masyarakat. Disamping itu Edison Katik Basa juga menyarahkan 3 unit meja tenis meja untuk Kelurahan Pakan Kurai yang diterima langsung oleh Lurah pakan Kurai Tomi Hidayat.
(Ophik)
