Masuk 14 Daerah Terbaik Nasional, Tanahdatar Terima Penghargaan Dari Presiden

Tanahdatar, KABA12.com — Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1439 H yang penuh berkah, Kabupaten Tanahdatar memperoleh penghargaan skala nasional atas kinerja pembangunan yang dilakukan lintas OPD.

Berbagai program dan kegiatan pembangunan yang selama ini dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tanahdatar, terus mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat.

Hal tersebut dibuktikan setelah Pemerintah Daerah Tanahdatar mendapatkan Piagam Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2018 dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia, untuk kategori Perencanaan dan Pencapaian Pembangunan Daerah tingkat Kabupaten se-Indonesia, Tahun 2018, Senin (30/04) bertempat di Ballroom Puri Agung, Hotel Sahid Jaya Jakarta.

Piagam Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2018 yang diterima Pemerintah Kabupaten Tanahdatar di bawah kepemimpinan Bupati Irdinansyah Tarmizi dan Wakil Bupati Zuldafri Darma tersebut, diterima saat pelaksanaan pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrebangnas) Tahun 2019, dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2019.

Acara ini dibuka langsung Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo serta turut dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, para Menteri, Gubernur, Bupati dan Walikota se-Indonesia, dengan mengangkat tema “Memacu Investasi dan lnfrastruktur untuk Pertumbuhan dan Pemerataan”. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 9 Mei 2017.

“Penghargaan ini merupakan hasil dari pencapaian perencanaan pembangunan yang selama ini dilaksanakan oleh pemerintah daerah Tanahdatar, termasuk pemerataan pembangunan dalam bidang Perencanaan Pembangunan Daerah, sebelumnya Tanah Datar juga raih penghargaan nasional dengan prediket kinerja sangat tinggi penilaian Kementerian Dalam Negeri atas Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah yang diterima pada malam apresiasi otonomi daerah ke XXII rabu lalu,” terang bupati Irdinansyah pada kesempatan itu.

Dikatakan prestasi Tanahdatar sebagai kabupaten terbaik di Sumatera Barat sangat membanggakan, dua prestasi prestisius dibidang perencanaan dan penilaian kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah, menunjukkan komitmen yang tinggi pemerintah daerah beserta seluruh jajaran, mewujudkan masyarakat Tanahdatar yang madani, berbudaya dan sejahtera dalam nilai ABS SBK.

Bupati Irdinansyah juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Perangkat Daerah di lingkup Pemkab Tanahdatar khususnya kepada seluruh tim perencanaan pemda sehingga Tanahdatar dan DPRD Kabupaten Tanahdatar sebagai mitra pemerintah yang punya fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan, sehingga berhasil masuk sebagai 14 kabupaten terbaik se-Indonesia.

“Tidak mudah meraih 14 kabupaten terbaik tingkat nasional dari 397 kabupaten se Indonesia, tentunya ini akan semakin menambah motivasi serta pemacu semangat bagi Pemerintah Daerah Tanahdatar dalam melaksanakan pembangunan. Alhamdulillah kita bisa meraih prestasi yang sangat membanggakan ini,” kata bupati Irdinansyah.

Lebih lanjut Irdinansyah berpesan kepada seluruh OPD untuk bekerja maksimal demi kemajuan Tanahdatar, “menunjukkan kinerja yang maksimal merupakan keharusan, masalah dapat penghargaan atau tidak adalah bonus yang datang dengan sendirinya,” ucapnya lagi.

Disisi lain, Kepala Baperlitbang Alfian Jamrah sampaikan Kabupaten Tanahdatar mewakili Sumatera Barat usai meraih Peringkat I Penghargaan Pembangunan Daerah Tingkat Sumatera Barat.

“Ini untuk kedua kalinya secara berturut-turut kita berprestasi di tingkat nasional,” sebut Alfian.

Alfian menjelaskan keberhasilan Tanahdatar masuk 14 terbaik nasional, setelah melalui tahapan seleksi tahapan IV dengan presentasi pada 18 April yang lalu didepan tim independen yang terdiri dari berbagai kalangan yang bertempat di Bappenas RI.

Dijelaskan juga penghargaan PPD tahun 2018 yang diterima ini yaitu atas penilaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan capaian hasil pembangunan tahun sebelumnya di mana proses penyusunan RKPD tersebut meliputi bottom up, top down, partisipatif, teknokratik dan politis. Kemudian juga menggunakan prinsip tematik, holistik, integratik dan spasial.

(Jaswit)

0Shares