Loting Dilaksanakan Untuk 697 Pedagang yang Hadir

Bukittinggi, KABA12.com — Pemerintah kota Bukittinggi bersama pedagang melaksanakan proses loting penampungan Pasar Atas. Loting dilaksanakan di Auditorium Pustaka Bung Hatta, Selasa (24/04) disaksikan Walikota, unsur Forkopimda, Sekda dan dihadiri ratusan pedagang.

Pelaksaan loting berjalan lancar, diawali dengan absensi dari seluruh pedagang, dengan membawa bukti kartu kuning dan undangan yang telah diambil ke kantor dinas koperasi UKM dan perdagangan Bukittinggi.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan perdagangan, M. Idris menyampaikan, proses loting yang dilaksanakan hari ini, merupakan hasil kesepakatan antara pedagang dengan pemerintah kota. Tidak ada penjenisan dan loting dilakukan langsung para  pedagang pemegang hak sewa dengan membawa kartu kuning sebagai bukti.

“Dari absensi hari ini, hadir sebanyak 697 pedagang. Untuk itu sebanyak itulah kita buat nomor, dan diloting langsung oleh pedagang tanpa perwakilan. Namun demikian, yang bisa ditempati langsung dalam satu atau dua hari ini, sebanyak 528 kios, karena baru sejumlah itu kios yang sudah siap dibangun,” jelasya.

M. Idris melanjutkan, bagi pedagang yang mendapat nomor 529 sampai 697,  diharapkan untuk bersabar. Proses pembangunan terus dilaksanakan. “Kita upayakan untuk selesai sebelum Ramadhan,” tambahnya.

Sementara itu, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menyampaikan, proses loting ini merupakan hasil kesepakatan bersama. Pemerintah akan terus berupaya untuk percepatan pembangunan penampungan, karena ada sejumlah kios yang masih dalam proses.

“Kita akan percepat. Dan kita akui masih ada pekerjaan yang belum selesai. Untuk itu kami minta pedagang bersabar. Namanya penampungan tentu tidak nyaman. Kami harap bersabar sampai pasar selesai dibangun nanti,” ungkap Ramlan.

Tka lupa, Wako juga meminta dukungan penuh masyarakat, khususnya pedagang, agar proses pembangunan kembali Pasar Atas dapat bejalan lancar. Saat ini, prosesnya telah masuk tahapan desain.

“Kami minta dukungan penuh pedagang dan warga Bukittinggi pada umumnya. Ini menjadi skala prioritas. Pekerja akan melaksanakan tugasnya siang malam, agar pada akhir 2019 nanti Pasar kita sudah selsesai dan dapat segera ditempati,” pungkasnya.

(Ophik)

0Shares