Lubukbasung, kaba12.com — Dampak hujan lebat beberapa hari terakhir memicu beragam bencana di wilayah kabupaten Agam.
Di Lubukbasung, Rabu,(29/7), longsor terjadi di 6 titik di wilayah Durian Bungkuak, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubukbasung yang menyebabkan akses jalan terputus di jalur Durian Bungkuak-Bukik Bulek.
Dampak longsor di 6 titik itu, selain menyebabkan akses jalan terputus, juga mengisolasi 30 kepala keluarga di wilayah seberang jalan di Bukik Bulek.

Sementara upaya menembus lokasi terdampak musibah, hingga Rabu siang ini, masih belum bisa karena aliran Batang Kalulutan meluap, karena karena jalan alternatif untuk menjangkau warga yang terisolasi hanya bisa menyeberangi aliran sungai tersebut.
Camat Lubukbasung Harmezi yang ikut tersekat di tepian sungai Batang Kalulutan, untuk menjangkau pemukiman warga yang terisolasi karena debit air yang meluap, menyebutkan, musibah longsor terjadi Rabu tadi pagi, diduga akibat tumpahan curah hujan yang tinggi, menggerus permukaan tanah di tebing-tebing jalan.
Dijelaskan Harmezi, setidaknya terjadi longsor di 6 titik, yang menimbun permukaan jalan kabupaten yang baru dibangun, ” kita masih menunggu debit air Batang Kalulutan, kami tidak bisa menyeberang,” sebut Harmezi.

Dijelaskan, pihaknya sudah melaporkan kejadian itu pada OPD terkait di Pemkab. Agam, terurama untuk membantu penanganan pasca bencana, agar akses jalan bisa kembali normal.
Sementara informasi yang diperoleh kaba12.com, dampak longsor membuat masyarakat di kawasan Bukik Bulek tidak bisa keluar, apalagi saat bersamaan, aliran Batang Kalulutan ikut meluap, sehingga aparat kecamatan dan nagari, kesulitan menjangkau pemukiman warga yang terisolasi akibat longsor.
HARMEN
