Lautan Manusia Banjiri Penutupan MTQN ke-38 Agam

Matua, KABA12.com — Matua dipenuhi lautan manusia. Begitu kondisi penutupan MTQ Nasional Ke-38 Tingkat Kabupaten Agam di Matua, Jumat (13/07) malam.

Usai diumumkannya hasil dari perlombaan oleh panitia, dimana kafilah Kecamatan Baso keluar sebagai juara umum, masyarakat yang menyaksikan penutupan MTQ tersebut dihibur atraksi permainan tambua tansa dari Sanggar Seni Bungo Tanjuang.

Seperti pada pembukaan MTQ, Rabu (10/07) lalu, aksi Dafa Ramadhan si bocah pemain tambua dari sanggar tersebut kembali menyedot perhatian khalayak.

Warga yang tumpah ruah di lokasi mimbar utama di lapangan hijau terbuka depan Kantor Camat Matua itupun mengundang decak kagum dan tawa menyaksikan kelucuan dan tingkahnya yang menggemaskan memainkan alat musik tradisional tambua khas Luhak Agam itu.

Tidak hanya itu, warga pun juga dibuat tegang melihat anggota Sanggar Seni Bungo Tanjuang lainnya yang melakukan atraksi debus, menari diatas pecahan kaca dan kebal senjata tajam.

Letusan kembang api pun juga ikut memeriahkan riuhan genderang tambua tansa pada malam penutupan MTQN ke-38 Tingkat Kabupaten Agam.

Tika, warga setempat mengaku bangga akan diselenggaranya MTQ itu di kampung halamannya.

“MTQ tahun ini mantap, luar biasa ramainya,” ungkapnya sembari mengabadikan momen tersebut dengan kamera videonya.

(Jaswit)

0Shares