Lubukbasung, kaba12.com — Lonjakan kasus positif terpapar covid-19 di kabupaten Agam yang berlanjut dengan masifnya tracing-tracking serta tes swab yang dilakukan tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 di kabupaten Agam, membuat lonjakan specimen yang harus diperiksa dua laboratorium covid-19 di Sumbar over kapasitas.
Kondisi itu, tidak hanya terjadi di kabupaten Agam, bahkan di seluruh wilayah Sumbar sehingga sampel tes swab makin banyak, yang harus diselesaikan oleh tim medis di dua labor itu.
Kondisi itu, menyebabkan, banyak warga yang sudah menjalani tes swab di berbagai lokasi, menyusul klaster yang terus muncul di kabupaten Agam, baik klaster terbaru tahapan Pilkada Agam, tes swab di Disdikbud Agam, tracking dua anggota DPRD Agam serta di berbagai wilayah lain di kabupaten Agam semakin banyak.

“ Kami mohon pengertian masyarakat, untuk bersabar menunggu hasil pemeriksaan labor selesai dan diumumkan, karena hal itu penting untuk memutus rantai penyebaran covid-19,”ujar ketua harian gugus tugas percepatan penanganan covid-19 (GTP2 Covid-19) Agam M.Dt.Maruhun.
Disebutkan, GTP2 Covid-19 dan Pemkab Agam, memahami kemampuan dua laboratorium resmi saat ini, baik di RS. Unand Padang maupun Labor Balai Veteriner Baru, dengan dampak lonjakan specimen yang harus diperiksa dari seluruh Sumbar, sehingga saat ini membuat dua labor tersebut over kapasitas, sehingga butuh waktu cukup lama untuk perilisan hasil tes swab yang sudah dijalani masyarakat.
Untuk itu, pihaknya berharap masyarakat yang tengah menunggu hasil tes swab agar tetap disiplin menjalankan karantina mandiri, “saat ini, banyak masyarakat yang tidak disiplin menunggu hasil swab keluar, seperti tetap beraktivitas di keramaian. Jika terkonfirmasi positif, maka orang tersebut berkemungkinan menjadi carrier, sehingga mata rantai penyebaran Covid-19 akan makin lama dan panjang,” sebut M.Dt.Maruhun.
Disebutkan, sejumlah masyarakat Agam, seperti ASN, pedagang dan masyarakat umum yang terpapar Covid-19 diketahui setelah melakukan aktivitas dari luar daerah, namun masih banyak yang tidak disiplin. “ Kami minta, masyarakat dan ASN untuk menyokong upaya memutus rantai Covid-19 dengan cara disiplin terhadap protokol kesehatan, termasuk tetap menjalani karantina mandiri sampai hasil tes swab keluar dan diumumkan, “tegasnya.
HARMEN