Tanahdatar, KABA12.com — Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Tanahdatar Ny. Emi Irdinansyah menyebut tingkat konsumsi makan ikan warga Luhak Nan Tuo itu masih rendah, bahkan masih dibawah rata-rata Provinsi Sumbar 32,54 Kg per Kapita pertahun.
Dilatarbelakangi hal tersebut pihaknya pun gencar melakukan sosialisasi ke berbagai lini, terutama kepada anak sekolah di TK Harapan Ibu Limakaum, Senin (24/09).
“Tingkat konsumsi ikan di Tanahdatar masih rendah di bandingkan konsumsi ikan Sumbar 2017 yang sudah pada angka 37,72 kg per kapita per tahun. Namun dibandingkan 2016 sebesar 28,42 kg per kapita per tahun. Konsumsi ikan 2017 Tanahdatar meningkat jadi 32,54 kg per kapita per tahun, dan tentu saja 2018 ini diharapkan lebih meningkat lagi,” ujarnya.
Ny. Emi mengungkapkan, pangan ikan yang mengandung Omega3 membantu pertumbuhan otak dan tulang.
“Berdasarkan penelitian para ahli, terbukti pangan ikan membantu pertumbuhan otak dan tulang, sehingga menjadikan anak kita lebih pintar dan mempunyai badan lebih tinggi, apalagi kalau dikonsumsi sedari usia dini,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, makan ikan juga memberikan manfaat yang banyak bagi orang dewasa jika rutin kmengkonsumsinya.
“Konsumsi ikan rutin setiap hari tidak akan berdampak negatif, bahkan bisa menghindarkan kita dari resiko penyakit jantung, depresi, penuaan dini, mencegah asma dan banyak manfaat lainnya,” ujarnya.
Ia pun menghimbau para orangtua dan guru untuk menciptakan menu dari ikan untuk anak-anaknya di sekolah. Sehingga dengan begitu dapat menimbulkan selera makan dan menghindari kejenuhan bagi anak-anak.
(Jaswit)
