Kaba DPRD Bukittinggi

Komisi ll DPRD Bukittinggi Kejar Persoalan Sarana Pendidikan

Teks/foto : Harmen*/dok.Wartawan Parlemen

Bukittinggi, KABA12.com — Pimpinan bersama Anggota DPRD Bukittinggi dari komisi II melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah SD dan SMP di Kota Bukittinggi. Kunjungan lapangan dilaksanakan Selasa (17/01) dipimpin Wakil Ketua DPRD, Nur Hasra.

Kunjungan lapangan Komisi II DPRD Bukittinggi ini, diikuti Ketua komisi ll Edison Katik Basa, Asril, H. Irman , Ibnu Asis, Erdison Nimli, didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta perwakilan Dinas PUPR Kota Bukittinggi.

Ketua Komisi II DPRD Bukittinggi, Edison Katik Basa, menjelaskan, kunjungan lapangan ini dimaksudkan untuk mendengarkan aspirasi dari sekolah dan permasalah yang terjadi di masing -masing sekolah yang dikunjungi. Kunjungan pertama Komisi II ke SDN 11 Bukit Apit, sekolah yang sudah berdiri semenjak tahun 1953, yang mengeluhkan persoalan banjir, kurangnya sarana perpustakaan, kantin sehat dan UKS.

“Ini harus jadi prioritas. Bagaiman pemerintah menyediakan sarana pendidikan yang nyaman bagi pelajarnya. Disdikbud, kami harapkan merencanakan skala prioritas yang sangat dibutuhkan oleh sekolah ini, dengan cara mengajukan proposal mengenai kebutuhan sekolah,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD ta Bukittinggi, Nur Hasra, menambahkan, agar leading sektor terkait masalah bajir, dapat menelaah masalah ini.

“Apakah bangunan sekolah ini perlu kita bangun baru atau kita rehab saja,” ujarnya.

Perwakilan Dinas PUPR Kota Bukittinggi, Fauzan menjelaskan, bahwa tahun lalu sudah dialokasikan anggaran sebesar Rp 800 juta untuk sistem resapan. “Terkait kondisi drainase sekolah ini masih layak, mungkin ini hanya kita butuh rehab saja,” jelasnya.

Selain itu, komisi II DPRD Bukittinggi juga merangkum masalah di beberapa satuan pendidikan, seperti kekurangan air bersih, kebutuhan saeana kanopi untuk shalat berjaamah di SMP 3 Bukittinggi.

(Harmen/*)

To Top