Ketua TP. PKK Agam Panen Buah Naga Kapau

Kapau, kaba12.com — Ketua TP. PKK Agam Ny.Vita Indracatri panen buah naga di jorong Koto Panjang, nagari Kapau, kecamatan Tilatang Kamang,Kamis,(11/10).

Panen buah naga di kebun milik kelompok tani Amanah Umat jorong Koto Panjang itu dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerja TP. PKK Agam ke kecamatan Tilatang Kamang.

Panen di kebun naga kelompok tani Amanah Umat di jorong Koto Panjang, nagari Kapau itu mendapat perhatian luas masyarakat setempat, pasalnya buah naga yang merupakan potensi unggulan nagari Kapau itu semakin berkembang.

Ny. Vita Indracatri disela panen buah naga yang didampingi Ade Harlien camat Tilatang Kamang, walinagari Kapau, Zulkarnaini, wali joronh Koto Tangah serta ketua TP. PKM Tiltang Kamang Ny. Vonny Ade Harlien.

Walinagari Kapau Zulkarnaini, menjelaskan pengembangan buah naga di wilayah itu sudah dilakukan sejak tahun 2006 dan semakin berkembang sampai sekarang.

Saat ini, sudah tertanam sebanyak 20 ribu batang pohon buah naga, bahkan mayoritas pekarangan rumah masyarakat sudah tertanam buah naga.

Disebutkan Zulkarnaini, saat ini masyarakatnya membutuhkan dukungan maksimal untuk pengolahan dan pemasaran dari buah naga tersebut.

Pemerintah nagari, lah sebutnya dalam upaya mendorong pengolahan dan pemasaran, sudah menyiapkan dana beberapa program, dimana untuk 2019 nagari sudah menganggarkan dana untuk pelatihan pengolahan buah naga.

” Saat ini, buah naga baru untuk pembuatan selai naga, galamai dan puding, dan beberapa inovasi menu lain yang akan ditingkatkan,” jelasnya.

Bahkan, lah walinagari Kapau itu optimis, target pihaknya menjadikan buah naga sebagai ikon nagari Kapau akan bisa terwujud, karena beberapa program sudah disiapkan, ” naga Kapau akan jadi ikon, selain nasi Kapau, ” tegas Zulkarnaini.

Sementara menurut Ny. Vita Indracatri, tanaman buah naga yang dikembangkan di nagari Kapau, sudah sukses menjadi brand komoditi nagari, karena selain jumlah tanaman yang semakin banyak, masyarakat juga sukses menciptakan beragam produk olahan dari buah naga.

Diharapkannya,dukungan dari dinas dan instansi terkait seperti Koperindag, dinas kesehatan, dinas pertanian dan lainnya bisa mendorong keberadaan naga Kapau bisa menjadi potensi unggulan, apalagi jika dikemas dan dipasarkan lebih baik, ” hal ini tentu lahir seiring dengan inovasi yang dilakukan unsur terkait, sehingga target peningkatan kesejahteraan masyarakat bisa terwujud,” tegas Ny. Vita Indracatri lagi.
HARMEN

0Shares