Bukittinggi, KABA12.com — Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Forum Kota Sehat, kembali menggelar rapat koordinasi penyelenggaraan kota sehat, di aula Bapelitbang, Selasa,(13/11).
Rapat dipimpin langsung Wakil Walikota dan diikuti oleh SKPD terkait, Camat, Lurah dan Puskesmas se kota Bukittinggi.
Wakil Walikota Bukittinggi, Irwandi, menyampaikan, menjadikan suatu daerah sebagai kota sehat, bukan tugas mudah. Namun hal tersebut dapat dilakukan secara bersama dan diwujudkan dengan keseriusan.
“Kami ingin kebersamaan kita di Bukittinggi ini benar-benar tercipta untuk mewujudkan kota sehat. Kita bukan hanya ingin prestasi saja, Tapi lebih dari itu, rasa tanggung jawab kita dalam benar-benar mewujudkan lingkungan dan masyarakat yang sehat. Bagaimana merubah mindset dari seluruh masyarakat kita, untuk selalu menerapkan pola hidup sehat,” ujar Irwandi.
Lebih lanjut, Wawako menyampaikan, kebijakan kota sehat berada di dinas kesehatan, terutama terhadap aspek sanitasi. Ada empat sub sektor sanitasi, limbah, drainase, air bersih dan sampah.
“Ini yang kita harapkan dapat terwujud dan kita persamakan. Kelurahan menjadi lini terdepan dalam mewujudkan kota, lingkungan dan masyarakat yang sehat, dengan melakukan sosialisasi dan tindakan persuasif terhadap warga,” ungkapnya.
Wakil Walikota mengapresiasi Forum Kota Sehat Bukittinggi yang serius bekerja dalam mewujudkan kota sehat ini.
Karena tahun 2019 mendatang akan ada penilaian dari provinsi dn pusat untuk Bukittinggi menuju kota sehat dengan penghargaan Swastisaba tingkat Wistara.
Dalam rapat tersebut, setiap kelurahan diminta untuk terus berbuat untuk mewujudkan kota sehat ini.
Mulai dari administrasi, praktek di lapangan dan juga partisipasi masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Bukittinggi kota sehat secara keseluruhan.
Seperti, tidak buang air besar sembarangan, memilik septic tank di setiap rumah tangga, tidak membuang sampah sembarangan dan sejumlah indikator lainnya.
(Ophik)
