Demi Kabupaten Agam, Para Atlet Berlaga Tanpa SK dan BPJS

Lubukbasung,kaba12 — Demi harumkan nama kabupaten Agam, mayoritas atlet yang memperkuat kontingen daerah, siap menghadang resiko besar. Selain, harus beriyur bersama untuk menalangi berbagai biaya yang dibutuhkan baik untuk carter kendaraan, beli BBM, makan, penginapan dan kebutuhan lainnya, para atlet yang sebagian sudah bertolak ke “medan perang”juga tanpa dibekali dengan SK Bupati Agam dan BPJS Ketenagakerjaan.

Informasi yang diperoleh kaba12, Jumat, (2/10/2026), SK Bupati Agam tentang kontingen yang berisi nama-nama atlet, official dan panitia pendukung lainnya, masih belum terbit, termasuk aktivasi kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan yang menjadi syarat wajib untuk bertanding, masih belum terbit.

Hal itu dibenarkan Sarbaini, official tim Muaithay Agam, Mesfian Dreki Ketua Pengcab Pergatsi, Erwin Tanjung ,ketua Pengcab.Taekwondon, Yudha Novri, Ketua Pengcab. ESI, Pilip Marajo, ketua harian Pengcab.Akuatik, Jon Siwarman, ketua harian PTMSI, Melwadi, Ketua Pengcab PGSI dan berbagai pengurus cabang lain, kepada kaba12, Jumat, (2/10/2026).

“Atlet sudah berada di lokasi pertandingan, bahkan tahapan kejuaraan sudah dimulai, tapi SK atlet dan BPJS masih belum juga terbit, “sebut Erwin Tanjung yang sudah sejak Kamis kemarin berada di Solok.

Sementara beberapa pengurus cabang yang mencoba mengkonfirmasi masalah tersebut ke Disparpora Agam, Jumat , masih menelan pil pahit, pasalnya, jawaban yang diterima SK masih diproses, aktivasi BPJS tergantung pada SK dan anggaran.

“Kita terpaksa bersepakat bersama atlet untuk menempuh resiko itu, yang penting atlet bertanding ikut Porprov, “tegas Yosef Adi Putra, ketua pengcab Muaithai.

Bahkan, Melwadi, mantan atlet gulat, pelatih dan ketua Pengcab PGSI Agam ,mengaku terpaksa menahan gejolak dalam dirinya menyikapi kondisi yang terjadi di kabupaten Agam saat ini, “kita betul-betul kecewa, sejak berapa puluh tahun ini, baru kali ini terjadi kondisi memprihatinkan seperti ini, “tegasnya berulangkali.

Sementara, informasi resmi dari Pemkab.Agam, terutama dari Disparpora Agam terkait dengan kondisi yang ada tersebut, sudah disampaikan langsung pada para pengurus cabang dalam rapat Rabu sore lalu di aula kantor bupati Agam, terutama terkait dengan solusi “bapandai-pandai”yang harus dilakukan para pengurus cabang dalam memberangkatkan atlet Porprov XVI Sumbar, sampai dana yang dialokasikan bisa cair.

(HARMEN)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 10   +   7   =