Lubukbasung, kaba12.com — Kasus tewasnya Ganti Akmal, (34) yang disangkakan terkait kasus dugaan eksploitasi anak, warga Cumateh Lubukbasung, Rabu,(9/3) kemarin menyita perhatian banyak pihak.
Tak kurang, para anggota DPRD Agam mengaku prihatin dan meminta aparat kepolisian untuk mengungkap dan mengusut tuntas kasus itu sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kalangan DPRD Agam memantau, sudah terjadi 2 kasus tewasnya tersangka yang menyita perhatian publik.
Ungkapan prihatin itu disebutkan M.Ater Dt.Manambun, sekretaris Komisi I DPRD Agam, yang menyebutkan, kasus tewasnya Ganti Akmal itu, menjadi catatan pahit upaya penegakan hukum di kabupaten Agam.
Tokoh ninik mamak Lubukbasung yang politisi partai Berkarya itu, menyebutkan, dalam proses penanganan tersangka oleh pihak kepolisian sudah ada prosedur tetap, apapun bentuk kasus yang disangkakan, termasuk dalam proses penangkapan, namun yang terjadi justru korban tewas setelah ditangkap.
M.Ater Dt.Manambun berharap, dengan komitmen transparansi yang disampaikan Kapolres Agam AKPB.Dwi Nur Setiawan, tabir kasus itu bisa segera terungkap, karena hal itu penting dalam upaya penegakan hukum termasuk memberi efek jera dalam proses pengungkapan kasus.
Dilain pihak, sekretaris komisi I DPRD Agam itu berharap, masyarakat memberi peluang pada pihak kepolisian untuk mengungkap tuntas kasus yang terjadi, tidak bertindak anarkisdan mengawal kasus itu sampai tuntas, seperti halnya yang dijanjikan pimpinan Polri. Kasus tewasnya Ganti Akmal, yang menyedot perhatian banyak pihak itu, saat ini masih dalam proses penanganan oleh pihak kepolisian setelah keluarga korban melaporkan kasus itu. Bahkan saat ini, penyelidikan kasus itu ditangani oleh Polda Sumbar.
HARMEN
