Lubukbasung, kaba12.com — Pemkab.Agam melalui tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 (GTP2 Covid-19) Kabupaten Agam siapkan beberapa lokasi alternative baru untuk dicadangkan sebagai lokasi isolasi bagi warga kabupaten Agam yang terpapar positif covid-19.
Pasalnya, dampak lonjakan warga positif terpapar saat ini yang sangat luar biasa, membuat beberapa rumah sakit dan lokasi isolasi sangat cepat penuh, termasuk di kompleks PPSDM Kemendagri Baso, yang diinformasikan sudah mulai penuh oleh pasien isolasi dari berbagai daerah di Sumbar.
Sementara di kabupaten Agam, lokasi isolasi yang disiapkan di bekas kompleks SD Batingkek Lubukbasung diyakini akan penuh dalam waktu dekat, mengingat lonjakan warga yang terpapar virus corona, terakhir Selasa,(25/8) sore, 4 warga Panta, Matur juga sudah masuk ke lokasi isolasi RSUD Lubukbasung tersebut.
Dalam rangkaian mempersiapkan penampungan kasus baru paparan covid-19 di kabupaten Agam, sepanjang Selasa sore tadi, tim GTP2 Covid-19 Agam sudah menyisir beberapa lokasi yang bakal dijadikan tempat isolasi baru warga terpapar covid-19.
Menurut ketua harian GTP2 Covid-19 Agam M.Dt.Maruhun, pihaknya bersama tim gugus tugas, sudah mencari beberapa lokasi baru untuk dijadikan kompleks isolasi bagi warga terpapar covid-19, namun pihaknya belum memutuskan lokasi yang akan digunakan untuk kompleks isolasi tersebut.
Dibenarkan M.Dt.Maruhun, lonjakan kasus positif covid-19 saat ini cukup menguatirkan, tidak hanya di kabupaten Agam, tapi di Sumbar, sehingga pihaknya bersama tim gugus tugas berupaya mencari langkah-langkah penanganan, tidak hanya antisipasi, tapi juga penanganan lanjutan di lapangan termasuk mempersiapkan lokasi isolasi tambahan.
“ Mudah-mudahan tidak ada yang luar biasa. Namun kita, berupaya mempersiapkan langkah-langkah antisipasi, termasuk menyiapkan tambahan tempat isolasi, “ sebutnya.
Saat ini, khusus di kompleks isolasi RSUD Lubukbasung sudah tercatat sebanyak 15 warga yang menjalani isolasi, sudah termasuk tambahan 4 warga Panta, Matur yang dinyatakan positif covid-19 Selasa siang tadi.
HARMEN