Jeli Lihat Peluang KUBE PKH Akira Sukses Kelola Usaha Menyulam

Palupuah, kaba12.com — Jeli melihat peluang usaha karena beragam potensi masalah di lapangan, KUBE PKH Akira Sukses Air Kijang,
Jorong Air Kijang, Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh sukses mengembangkan usaha baru.

Usaha baru yang dikembangkan adalah usaha sulam menyulam yang kini sudah mampu menjawab harapan program peningkatan kesejahteraan para anggota PKH.

KUBE PKH Akira Sukses yang didampingi Riska Sepriarti, S.Sn beranggota16 orang yang diketuai Darmalia, ini mengelola kegiatan menyulam atau marendo yang kini sudah menghasilkan beragam produk, diantara renda alas meja, tas, dan lainnya.

Dari hasil kunjungan kepala Dinas Sosial Agam Kurniawan Syahputra ke lokasi usaha KUBE Akra Sukses kemarin, diperoleh informasi, pengembangan usaha baru KUBE itu, diawali dengan modal awal kelompok Rp. 200.000 yang dkumpulkan iuran anggota kelompok.

Hal itu bisa dilakukan sejak dana PKH naik di tahun 2019, bantuan tetap Rp 550.000 / tahun yang diberikan kepada masing-masing KPM.

Dijelaskan Kurniawan Syahputra, pendamping mengarahkan kepada semua kelompok KUBE agar memanfaatkan dana tersebut sebagai tambahan modal usaha kube, jadi para anggota tidak perlu lagi mengeluarkan uang sakunya untuk modal KUBE, ” dengan dana ini usaha mereka bisa lebih dikembangkan,” sebutnya.

Dijelaskan Kurniawan Syahputra, sebelum usaha menyulam ini, kelompok terlebih dahulu memulai kegiatan dengan berkebun jagung sejak 1 April 2018, dengan penghasilan bersih sekitar Rp 225.000 / bulan.

Namun karena kondisi lapangan, dan hasil usaha tidak maksimal, dari berkebun karena lahan datar sulit ditemukan karena kondisi geografis di kecamatan Palupuh banyak tebing dan jurang, apalagi banyaknya musuh usaha perkebunan jagung seperti orang hutan dan babi yang sering masuk ke kebun jagung, menyebabkan hasil produksi jagung rendah.

Menyikapi kondisi itu, kelompok bersama pendamping, memutuskan untuk mengganti kegiatan KUBE dengan usaha menyulam atau marendo, karena menyulam ini merupakan kegiatan rutin anggota PKH ini dalam kesehariannya.

Ditambahkan, setelah diputuskan sejak tanggal 3 Februari 2019, kegiatan menyulam mulai ditekuni KUBE PKH Akira Sukses Aia Kijang.

Kadinsos Agam itu mengaku salut dan jeli dengan alih usaha tersebut, karena dibuktikan hingga saat ini omset dari menyulam yang sudah berjalan 2 bulan itu, sudah mencapai sebesar Rp 1.185.000, ” ini kami apresiasi, karena anggota KUBE PKH jeli melihat peluang,” sebutnya.

Usaha menyulam KUBE PKH Akira Sukses itu, sudah bisa membuat alas meja dan tas sesuai pesanan, dengan harga jual 1 alas meja seharga Rp 45.000 , dan 1 buah tas dijual seharga Rp 95.000, ” ini hal positif yang akan kami pantau khusus,” sebut Kurniawan Syahputra.

HARMEN

0Shares