Lubukbasung, kaba12.com — Jelang Idul Fitri 1439 Hijriyah, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Agam, menjamin persediaan ikan air tawar di kabuaten agam.
Hal tersebut seperti yang disampaikan kepala DPKP Agam Ermanto, Selasa (29/5).
“Jaminan ini berdasarkan pantauan persediaan ikan air tawar yang kita lakukan di daerah sentral seperti, Siguhung Kecamatan Lubukbasung, Danau Maninjau Kecamatan Tanjungraya dan lainnya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, jika melihat dari luas arela yang dimiliki, saat ini luas kolam air deras di Siguhung sekitar 15 hektare dengan produksi mencapai 5-6 ton per hari. Sedangkan, jumlah keramba jaring apung di Danau Maninjau sekitar belasan ribu petak dengan produksi 5-6 ton per hari.
“Dengan kondisi tersebut, persediaan ikan untuk dikonsumsi masyarakat Agam masih tersedia,”tambahnya.
Namun, untuk dipasarkan ke luar Agam seperti, Kota Bukittinggi, Solok, Padang dan lainnya tidak mencukupi.
“Saat ini harga ikan nila tingkat petani sudah Rp27 ribu per kilogram dan tingkat pedagang Rp30 ribu per kilogram,”ulasnya.
Selain itu, DPKP Agam juga mengatakan untuk persediaan beras juga tergolong aman. Hal tersebut karena produksi beras di kabupaten Agam selama Januari-Juni 2018 mencapai 197.126 ton.
“berdasarkan data, kebutuhan konsumsi beras untuk 476.881 jiwa warga Agam sebanyak 61.995 ton, dan non konsumsi 10.758 ton. Alhasil, surplus stok beras selama Idul Fitri sebanyak 50.924 ton,”ujarnya.
Sementara, Bupati Agam Indra Catri mengimbau warga untuk menanam tanaman keperluan memasak seperti, cabai, tomat, dan lainnya di pekarangan rumah.
Dengan cara itu, masyarakat tidak mengeluarkan biaya untuk membeli cabai, tomat, kentang dan lainnya karena telah tersedia dipekarangan rumah.
“Disamping untuk menormalkan harga kebutuhan pokok di kabupaten Agam, dengan persediaan tersebut bisa menjamin persediaan kebutuhan untuk beberapa bulan kedepan,”harap bupati.
(Ardi)
