Jadi Simbol Agam Bangkit, Kasdam XX/TIB Resmikan 6 Jembatan Bailey-ARMCO

Bayua, kaba12 — Dukungan optimal jajaran TNI dalam penanganan dampak bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Kabupaten Agam, November-Desember 2025 lalu, terus berlanjut. Setelah sebelumnya, bergerak bersama seluruh unsur gabungan dalam penangganan darurat, saat ini, personil TNI sukses merampungkan pembangunan sarana jembatan darurat di berbagai lokasi yang terdampak cukup parah.

Penanganan darurat yang dilakukan, terutama pembangunan 6 unit jembatan Bailey dan jembatan ARMCO di Kecamatan Tanjung Raya, Kecamatan Matur, Kecamatan Canduang dan Kecamatan Malalak, yang secara resmi Rabu, (28/1/2026) dioperasionalkan penggunaannya.

Prosesi peresmian pemakaian 6 jembatan portable jenis Bailey dan AMRCO itu, dipusatkan di Jorong Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, oleh Kasdam XX/Tuanku Imam Bonjol Brigjen TNI Heri Prakosa Ponco Wibowo, dihadiri Danrem 032/Wirabraja, Sekda.Agam Dr.M.Lutfie,AR dan tokoh masyarakat setempat.

6 jembatan yang sudah dinyatakan rmapung dibangun dan sudah bisa digunakan warga itu, merupakan hasil kerja para personil TNI yang didukung Pemkab.Agam bersama warga setempat, masing-masing di Kecamatan Tanjung Raya dengan satu jembatan Bailey dan tiga jembatan Armco, di Kecamatan Matur satu jembatan Bailey, dan di Kecamatan Canduang satu jembatan Bailey. Sebelumnya, satu unit jembatan Armco di Kecamatan Malalak telah lebih dulu digunakan.

Kasdam XX/TIB, Brigjen TNI Heri Prakosa Ponco Wibow, menyebutkan, pembangunan jembatan itu merupakan wujud nyata kehadiran negara bagi masyarakat, khususnya dalam pemulihan pasca bencana, “ini menjawab ketegasan Presiden, negara hadir untuk rakyat. Kita ingin menunjukkan masyarakat tidak sendiri. Pemerintah hadir bersama rakyat untuk memulihkan infrastruktur yang terdampak bencana, termasuk jembatan ini,” ujarnya.

Ditambahkan, dengan tersambungnya kembali akses masyarakat, diharapkan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal sehingga roda perekonomian terus berputar, sehingga upaya pemerintah mendorong percepatan masa pemulihan pasca bencana bisa terlaksana dengan baik.

Disisi lain, Kasdam XX/TIB itu menegaskan, khusus di Kabupaten Agam, masih banyak kegiatan yang akan dilaksanakan para personil TNI, terutama masih terdapat beberapa titik jembatan lain yang akan dikerjakan dalam waktu dekat, perbaikan insfrastruktur utama, termasuk sarana pendidikan dan sarana ibadah.

“Dengan akses yang kembali terbuka, masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa. Gangguan akibat bencana beberapa waktu lalu, diharapkan kini dapat pulih,” katanya.

Disisi lain, Brigjen TNI Heri Prakosa Ponco Wibowo,juga mengapresiasi sinergitas pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat yang terbangun dengan baik dalam percepatan pembangunan jembatan tersebut, termasuk dalam penanganan dampak bencana di Kabupaten Agam.

Sementara Sekab.Agam Dr.M.Lutfie, menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas nama Pemkab.Agam, atas dukungan dan peran maksimal jajaran TNI-Polri dan berbagai unsur dalam penanganan dampak bencana di Kabupaten Agam.

Disebutkan, dukungan TNI-Polri dan semua elemen yang ada, menjadi kekuatan penting dalam mendorong bangkitnya semangat seluruh masyarakat untuk kembali menata harapan masa depan, pasca bencana yang terjadi, “diresmikannya 6 jembatan Bailey dan ARMCO di Kabupaten Agam, adalah symbol bangkitnya harapan masyarakat kabupaten Agam yang terdampak bencana, “tegasnya.

Disebutkan, jembatan yang berhasil dibangun di empat kecamatan tersebut, akan mendorong kembali menggeliatnya aktivitas masyarakat, kegiatan pendidikan, kegiatan ekonomi, perdagangan dan layanan kesehatan.

“Kerja cepat, koordinasi yang solid dan kepedulian yang tulus menjadi bukti bahwa dalam situasi bencana kita tidak pernah berjalan sendiri, kami sangat berterimakasih, ” katanya.

Disisi lain, Dr.M.Lutfie, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut, karena jembatan yang telah dibangun merupakan milik bersama dan menjadi simbol perjuangan serta kebersamaan dalam melewati masa sulit pascabencana.

Dengan kembali terbukanya akses penghubung antar wilayah, Sekab.Agam itu berharap pemulihan ekonomi masyarakat dapat berlangsung lebih cepat, kehidupan sosial kembali normal dan semangat untuk bangkit semakin kuat.

(HARMEN)

0Shares