Lubukbasung, kaba12.com — Tingginya angka kecelakaan di wilayah kabupaten Agam beberapa waktu belakangan menjadi perhatian serius kalangan DPRD Agam. Pasalnya, beragam kecelakaan yang terjadi, justru banyak merengut korban, termasuk korban meninggal.
Kondisi cuaca yang kerap hujan, kualitas jalan yang minim, serta masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk mentaati aturan berlalulintas termasuk enggan menggunakan helm saat berkendara menjadi pemicu tingginya angka kecelakaan tersebut.
Keprihatinan itu diungkap Joni Putra Dt.Bintaro Hitam,ketua fraksi Golkar DPRD Agam yang menyebut dalam dua bulan terakhir, angka kecelakaan lalulintas, tidak hanya di kabupaten Agam tapi juga di Sumater Barat, makin tinggi dengan jumlah korban yang meningkat.
Anggota Komisi III DPRD Agam itu menyimak beberapa kejadian yang disebabkan berbagai factor, baik kondisi jalan, pengemudi mengantuk saat berkendara, mengemudi dengan kecepatan tinggi, tidak pakai helm bagi pengendara sepeda motor dan beragam pemicu lain, mesti menjadi perhatian khusus seluruh pihak.
Tokoh ninik mamak Nagari Manggopoh itu berharap, kesadaran warga untuk mentaati aturan berlalulintas mesti terus ditingkatkan, seiring upaya aparat kepolisian yang intensif melakukan berbagai sosialisasi, pengawasan, operasi penertiban dan program lain, yang intinya untuk keselamatan masyarakat.
Ketua Pengkab.IMI Agam itu, mengingat masyarakat untuk selalu waspada saat beraktivitas di jalan raya, “ kewaspadaan dan kesadaran mentaati aturan lalulintas kunci penting untuk mengantisipasi dampak kecelakaan, “ujarnya.
HARMEN
